BNI-AM Luncurkan XBES - Reksa Dana ETF Bertema ESG

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT BNI Asset Management (BNI-AM) menerbitkan Reksa Dana ETF bertema ESG (Environment, Social & Governance) dengan nama Reksa Dana BNI-AM ETF MSCI ESG Leaders Indonesia (XBES), yang resmi dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, hari ini, Kamis (09/1).

“Kami meluncurkan XBES untuk menyediakan varian produk bagi investor yang ingin mengoptimalkan kinerja investasi dengan portofolio investasi emiten berfundamental baik dan mempertimbangkan aspek ESG (Environment, Social and Governance). ETF ini dapat dengan mudah dicari di BEI karena diperdagangkan melalui pasar primer dan pasar sekunder di BEI,” ujar Reita Farianti – Direktur Utama BNI-AM, Kamis (09/1).

Dijelaskan, Reksa Dana ETF berfokus pada ETF ESG dimana saham perusahaan-perusahaan yang masuk didalamnya adalah perusahaan yang memiliki scoring ESG yang paling baik di masing-masing sektornya.

“Faktor ESG kini menjadi salah satu dasar pengambilan keputusan bagi banyak investor – terutama institusi - untuk menentukan arah investasinya, sehingga BNI-AM perlu menerbitkan ETF dengan tema ESG. Alasan lain mengapa kami memilih ETF ESG adalah perusahaan yang mampu menghasilkan imbal hasil yang tinggi dan sustainable dalam jangka panjang adalah perusahaan yang memiliki pengelolaan ESG yang baik. Good ESG menjadi indikator good management quality dan dalam jangka panjang turut kontribusi pada pertumbuhan perusahaan,“ terang Reita.

Lebih lanjut diungkapkan, BNI-AM menggunakan indeks MSCI  ESG Leaders Indonesia sebagai benchmark dengan pertimbangan: (1) MSCI merupakan salah satu penyedia riset ESG terbaik di dunia dengan metodologi mengacu pada international practice; (2) berpengalaman lebih dari 40 tahun dalam mengukur kinerja ESG perusahaan di seluruh dunia; (3) riset MSCI telah menjadi acuan standar bagi top 46 asset manager dan 1300 investor di seluruh dunia; (4) telah diakui sebagai Gold Standard Provider ; dan (5) telah melakukan rating ESG di lebih dari 7.000 perusahaan.

“BNI-AM merupakan MI pertama yang meluncurkan Reksa Dana ETF dengan tema ESG di Indonesia yang menggunakan MSCI ESG Leaders sebagai benchmark-nya, sehingga kami yakin bahwa XBES ini akan menjadi salah satu ETF yang diminati oleh investor khususnya investor institusi,” sambung Reita.

“Diharapkan, melalui peluncuran XBES dapat memperkaya varian produk berkualitas yang kami miliki dan dapat memberikan akses kepada investor untuk berinvestasi di produk pasar modal yang dikelola secara professional dan terjangkau nilai pembeliannya” jelas Reita.

Asal tahu saja, dalam beberapa tahun terakhir, Exchange Traded Fund (ETF) semakin populer sebagai sarana berinvestasi bagi investor institusi maupun perorangan.

ETF pertama di dunia adalah S&P Depository Receipt Trust Series 1 yang diluncurkan pada tahun 1993 di Amerika Serikat, sedangkan Reksa Dana ETF sudah diperdagangkan di Indonesia sejak tahun 2007.

Pertumbuhan investasi ETF cukup tinggi baik di pasar global dan domestik.

Adapun ETF di Indonesia mencapai dana kelolaan sebesar Rp 11,59 Triliun pada tahun 2018 dan meningkat sebesar 33% menjadi Rp 15,53 Triliun Triliun pada tahun 2019 (sd akhir Nov 2019).  

Sementara itu, indeks MSCI ESG Leaders adalah indeks yang merepresentasikan kurang lebih 42% kapitalisasi pasar saham Indonesia dan memiliki free float yang tinggi.

Kriteria ini ditetapkan oleh Morgan Stanley Capital International Limited (MSCI) yaitu suatu lembaga independen internasional penyedia jasa analisis investasi. Saham-saham yang tercatat dalam Indeks MSCI ESG Leaders, untuk periode 29 November 2019 – 29 Mei 2020, terdiri dari 16 saham berkapitalisasi besar dan  memiliki likuiditas (free float) yang tinggi.

Saham-saham dalam indeks MSCI ESG Leaders ini banyak diperdagangkan oleh fund manager global.