Bersama Pelindo I, Kemenhub Kembangkan TPK Pelabuhan Belawan

Foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Perhubungan (Kemhub) dan PT Pelindo I mengembangkan Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Belawan, Medan (Sumatera Utara) dengan proyeksi tambahan kapasitas 900.000 twenty foot equivalent units (TEUs) per tahun.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau progres Terminal Petikemas Fase I dan II, pada Sabtu (4/1/2020) di Pelabuhan Belawan, Medan.

Pengembangan TPK Belawan fase I memiliki panjang dermaga 350 meter yang dikerjakan oleh Kemenhub. Sedangkan, TPK Belawan fase II juga memiliki panjang 350 meter yang pembangunannya dilakukan Pelindo I.

"Kita harapkan volume perdagangan akan lebih meningkat karena lebih besar dan saya minta adanya upaya untuk meningkatkan pelayanan terutama pengerukan yang masih menjadi masalah,” ujar Menhub dalam keterangannya, Minggu (5/1/2020).

Menhub menjelaskan, proyek pengembangan yang dilakukan Kemhub di TPK Belawan nantinya diadakan kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan Pelindo I untuk dikelola serta dikembangkan lagi.

“Sekarang di Medan (Sumatera Utara) kita punya dua pelabuhan yaitu Belawan dan Kuala Tanjung. Untuk Belawan, ada beberapa hal yang akan dilakukan, yaitu akan lakukan KSP (Kerja Sama Pemanfaatan) dengan Pelindo I untuk dikembangkan. Namun demikian, masih harus menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan,” ungkap Menhub.

Pengembangan TPK Belawan fase I dan fase II yang memiliki panjang total 700 meter ini dilakukan berdasarkan rencana induk Pelabuhan Belawan yang telah disahkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 21 Tahun 2012.

Dengan adanya Terminal Peti Kemas Fase I dan II, Pelabuhan Belawan akan mendapat tambahan dermaga sepanjang total 700 meter dengan total kapasitas sebesar 800.000-900.000 TEUs per tahun dan kedalaman kolam 14 m LWS yang mampu melayani kapal post panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT.

Dengan demikian, total kapasitas Terminal Peti Kemas Belawan fase I dan II ditambah terminal peti kemas yang ada saat ini, nantinya akan mencapai 2 juta TEUs/tahun.

Pembangunan TPK Belawan diharapkan mampu mendorong dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dan perdagangan nasional, khususnya daerah Sumatera Utara dan sekitarnya, serta dapat mendorong laju pertumbuhan lalu lintas peti kemas di Pelabuhan Belawan.