Gandeng BayarInd, Indodana Tawarkan UMKM Cicilan Komputer Jinjing

foto: istimewa

Pasardana.id - Indodana (PT Artha Dana Teknologi), platform teknologi finansial peer to peer lending terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan fintech BayarInd (PT Sprint Asia Technology) meluncurkan layanan cicilan ringan gawai tablet atau komputer jinjing untuk penggiat UMKM di Belitung.

Fintech Indodana memahami sistem perbankan Indonesia belum bisa menjangkau seluruh nasabahnya dalam memberikan kredit karena operational cost yang tinggi, apalagi penggiat UMKM banyak yang tidak mempunyai aset yang bisa diagunkan.

Data OJK mencatat rendahnya aksesibilitas pelaku UMKM terhadap layanan jasa keuangan perbankan sehingga menyisakan gap pembiayaan sebesar Rp1.000 triliun.  

“Indodana memulai bisnis ini dengan tujuan membangun infrastuktur kredit untuk 100 juta masyarakat Indonesia yang layak dibiayai tetapi selalu ditolak oleh perbankan. Melalui acara kolaborasi ini, sekarang pengusaha UMKM dapat memiliki tablet dengan cicilan dibawah Rp200.000 yang bisa langsung digunakan sebagai alat bantu usahanya,” ujar Product Manager Indodana, Timothy Prawiromaruto, Selasa (10/9/2019).  

Edukasi menjadi program berkelanjutan yang penting diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka semakin semangat dan memiliki pengetahuan yang jelas seperti fintech pinjaman resmi serta cara-cara pemanfaatan fitur aplikatif fintech. 

Ke depan, Indodana akan mengunjungi kota-kota di seluruh Tanah Air untuk terus memberikan edukasi dan membantu pelaku usaha meningkatkan kinerja bisnisnya.

Di era industri 4.0 ini diharapkan pelaku UMKM lokal mampu beradaptasi dengan cepat dalam menerapkan digitalisasi guna meningkatkan daya saing. Tantangan UMKM dari sisi permodalan dan pengelolaan usaha bisa diatasi dengan memanfaatkan layanan teknologi fintech.

Misalnya kendala modal usaha, hal ini bisa diatasi dengan cara meminjam modal dan menggunakan fasilitas cicilan gawai pintar di Indodana. 

Sedangkan dari sisi pengelolaan usaha, pemanfaatan payment ecosystem dari PT Sprint Asia Technology seperti aplikasi BayarInd dan PasarInd.

Ekosistem pembayaran digital ini dapat mempermudah pengusaha UMKM mengelola bisnisnya secara cepat, efisien dan menguntungkan.  

“Kami percaya kehadiran BayarInd dan PasarInd akan memberi warna baru pada industri sistem pembayaran di Indonesia. BayarInd adalah e-wallet yang terintegrasi dengan sistem POS (Point of Sales) aplikasi PasarInd, sehingga menjadi satu kesatuan (payment ecosystem) yang bisa mempermudah pelaku usaha UMKM di Tanah Air,” ujar Chief Operating Officer PT Sprint Asia Technology, Arief Winarto.