Alami Kerugian, Saham Uber Anjlok

foto: istimewa

Pasardana.id - Saham Uber anjlok pada Kamis (8/8/2019) setelah perusahaan penyedia jasa layanan transportasi berbasis online tersebut mengalami kerugian.

Seperti dilansir BBC News, saham Uber di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 5,98 persen dalam perdagangan after-hour setelah sempat menguat 8,35 persen dalam perdagangan reguler pada Kamis usai melaporkan kerugian US$5,2 miliar, atau sekitar Rp74 triliun, pada periode tiga bulan sampai 30 Juni.

Kerugian yang dialami jauh membengkak dari periode yang sama tahun lalu. Saat itu kerugian yang dialami Uber hanya mencapai US$878 juta.

Total pendapatan Uber meningkat 14,4 persen menjadi US$3,2 miliar, berada di bawah perkiraan US$3,4 miliar. Pengeluaran Uber melambung 147 persen menjadi US$8,7 miliar pada periode tiga bulan sampai 30 Juni, akibat meroketnya pengeluaran untuk melakukan penelitian dan pengembangan.

Meski mengalami kerugian, namun Uber terus mencatatkan pertumbuhan pengguna aktif yang tinggi. Pengguna aktif Uber mencapai 99 juta pengguna secara global, naik enam juta pengguna dari kuartal pertama tahun ini. Pada kuartal kedua tahun lalu, pengguna aktif Uber baru mencapai 76 juta pengguna.