Anak Usaha ASRI Ajukan Perubahan Ketentuan Surat Utang USD245 Juta

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Alam Synergy Pte Ltd (ASPL), anak usaha PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tengah mengajukan perubahan ketentuan dalam syarat-syarat dan ketentuan dalam surat utang senilai USD245 juta.

Sekretaris Perusahaan ASRI, Tony Rudiyanto menyampaikan, perubahan ketentuan tersebut akan memberikan manfaat berupa fleksibilitas lebih kepada perseroan.

Adapun proses persetujuan mulai tanggal 12 hingga 27 Februari 2019.

“Jika disetujui pemegang surat utang maka akan memberikan fleksibilitas keuangan kepada perseroan,” tulis Tony dalam keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/2/2019).

Jelasnya, ASPL mengajukan perubahan Consent Solicitation dalam ketentuan pembatasan pada indenture dalam surat utang.

Adapun Indenture adalah persetujuan resmi antara perusahaan yang menerbitkan surat utang dengan wali amanat yang mewaikili pemegang obligasi, yang memberikan syarat-syarat tertentu dari perjanjian pinjaman, termasuk di dalamnya atau deskripsi tentang bentuk obligasi tersebut, jumlah emisi, properti, yang di janjikan, perjanjian pinjaman perlindungan termasuk ketentuan penyediaan dana pelunasan, modal kerja dan rasio lancar, hak penebusan atau istimewa call, hak pemegang obligasi, hak emiten dan tanggung jawab wali amanat.

Untuk diketahui, surat utang dalam dominasi dollar Amerika Serikat itu tercatat pada bursa Singapura, dengan bunga 6,625% pertahun dan akan jatuh tempo pada tahun 2020.