IHSG Akhir Pekan Berlanjut Melemah -17,1 Basis Point Ke Level 6.100

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini, Jumat (22/11/2019) kembali ditutup di zona merah dengan melemah -17,122 basis point atau turun 0,27% ke level 6.100,242. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.086 hingga batas atas pada level 6.122.

Indeks LQ45 mengalami penurunan -0,29%  ke level 977,455. Selanjutnya, IDX30 melemah -0,19% ke level 534,038. Sementara itu, IDX80 juga terkoreksi -0,45%  ke level 138,141. Kemudian JII stagnan di 0,00% ke level 679,686. 

Sebanyak Enam indeks sektoral terpantau mengalami koreksi dan empat indeks sektoral menguat. Sektor yang melemah antara lain: Consumer turun -0,13%, Manufaktur melemah -0,39%, sektor sektor Basic Industry melemah -1,06%, Property melemah -0,64%, sektor Finance melemah -0,38%, dan Mining melemah -0,15%.

Sedangkan sektor yang masih menguat antara lain: Agri positif 0,22%, Misc-Industry menguat 0,14%, Trade positif 0,05%, dan Infrastructure naik 0,18%.

Adapun saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; KPAS yang naik 22 point atau menguat 34,92% ke level 85. Dilanjutkan HELI yang naik 40 point atau menguat 28,57%  ke level 180. ENVY menguat 25,00% atau bertambah 220 point ke level 1.100. ARTA menguat 24,72% atau naik 90 point ke level 454. PURE menguat 24,44% atau naik 66 point ke level 336.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; BKSW -40 point atau melemah 25,00% ke level 120. BAYU melemah 24,79% atau koreksi -300 point ke level 910. WOWS -102 point atau melemah 24,63% ke level 312. SDRA turun -195 point atau melemah 23,21% ke level 645. KPAL melemah -103 point atau turun 19,25% ke level 432.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 488.675 kali senilai Rp6,126 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp4,546 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,452 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,356 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,394 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp39 miliar.