ANALIS MARKET (24/10/2019) : Rupiah Berpotensi Menguat Menuju Kisaran Antara Rp.14.000 - Rp.14.030 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat naik, indikasi indeks di bursa Asia akan cenderung naik hari ini, Kamis (24/10), didukung dengan naiknya sebagian besar indeks di bursa global semalam (23/10).

Adapun harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia, yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.000 - Rp.14.030 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Kamis (24/10/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti perihal Presiden Jokowi yang telah melantik 34 menteri dan 4 pejabat tinggi setingkat menteri kemarin.

Dari total 34 menteri tersebut tercatat 18 menteri berasal dari partai atau mencapai hampir 53% dari komposisi, lebih tinggi dari janji Jokowi sebelumnya 45%.

Secara umum susunan kabinet tersebut dapat diterima pasar terlihat dari IHSG yang naik dan nilai tukar rupiah yang menguat.

Kinerja para menteri ini baru akan terlihat dalam 1-2 tahun mendatang. 

Sementara dari eksternal, Partai Demokrat menargetkan pengajuan impeachment terhadap Presiden Trump pada Desember 2019 ini dengan tuduhan abuse of power and obstuction.

Proses impeachment yang diajukan oleh Partai Demokrat dan Senat tidaklah mudah karena harus disetujui oleh House yang dikuasai oleh Partai Republik yang notabene adalah partai pedukung Presiden Trump.