GCG Harus Dilakukan Dalam Pengindukan BUMN

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta hak pemegang saham minoritas harus diperhatikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pelaksanaan holding BUMN. Karena, mereka membangun perusahaan ini sejak awal.

 

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Mereka harus dihormati,ââÅ¡¬ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, kemarin.

 

Hal lain yang harus diperhatikan Kementerian BUMN adalah good corporate governance (GCG) seperti balance sheet (laporan keuangan). Begitupula social attitute perusahaan.

 

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Jangan sampai social economy dari sebuah BUMN terganggu,ââÅ¡¬ ujarnya.

 

Holdingnisasi BUMN, papar Sri, juga diharapkan membuat BUMN efisien. Jadi, tidak hanya sekedar menggabungkan neraca keuangan saja.

 

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Saya minta CFO/chief financial officer (Direktur Keuangan) harus bisa menciptakan value creation,ââÅ¡¬ jelasnya.

 

Dua BUMN yang di-holding harus bisa bersinergi satu sama lain. Artinya, mereka harus bisa berjalan bersama dari hulu ke hilir.

 

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Holdingnisasi harus memperhatikan aspek-aspek penting. Jangan ini dilakukan terburu-buru,ââÅ¡¬ tandasnya.