Utang Luar Negeri Swasta Terus Turun. Ini Penyebabnya!

foto : istimewa

Pasardana.id - Utang luar negeri (ULN) swasta terus mengalami penurunan hingga Mei 2016, menjadi 163,6 miliar dolar AS atau turun 3,5 persen (year on year/YOY) dibandingkan Mei 2015.

Jika dibandingkan April 2016, ULN swasta juga turun 1,6 miliar dolar AS, dari posisi 165,2 miliar dolar AS.

"Penurunan ULN swasta itu lebih karena kecenderungan pembayaran ULN yang bergeser ke awal tahun, bukan di pertengahan tahun," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo di Jakarta, baru-baru ini.

Dijelaskan, penurunan ULN itu juga bukan semata-mata karena lesunya kegiatan usaha sehingga tidak membutuhkan tambahan pembiayaan.

"Ada kecenderungan pengusaha-pengusaha itu membayar lebih awal. Itu terjadi, dan taun ini makin tinggi. Pengusaha cukup rasional," ujar dia.

Asal tahu saja, ULN swasta, menurut data BI per Mei 2016, menyumbang 52,1 persen dari total utang Indonesia.

Sedangkan porsi utang publik atau pemerintah sebesar 47,9 persen dari total ULN.

Adapun utang publik pada Mei 2016 sebesar 150,7 miliar dolar AS atau turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 153,8 miliar dolar AS. Namun jika dibandingkan Mei 2015, ULN publik tumbuh 12,8 persen (YOY).

Secara keseluruhan, ULN pada Mei 2016 sebesar 314,3 miliar dolar AS. Jika dibandingkan April 2016, ULN turun 4,7 miliar dolar AS. Sedangkan jika dibandingkan Mei 2015, ULN Indonesia tumbuh 3,7 persen (YOY).