Kadin Berharap Menteri Baru Bisa Tekan Biaya Logistik

Foto : Istimewa

Pasardana.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap tim menteri ekonomi yang baru bisa menekan biaya logistik ke angka 20 persen terhadap PDB agar Indonesia memiliki daya saing tinggi dibandingkan negara-negara lain.

"Kalau bisa turun ke angka 20 persen atau 18 persen (terhadap PDB), bisa dibayangkan bagaimana dana yang bisa kita hemat itu bisa kita gunakan untuk program pembangunan dan lain-lain," ujar Wakil Ketua Umum KadinBidang Logistik dan Supply Chain Rico Rustombi saat ditemui di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Namun, niat baik untuk membuat biaya logistik menjadi lebih murah tersebut dikembalikan lagi kepada pemerintah.

"Apakah selama ini pemerintah melihat biaya logistik itu bisa membantu posisi kita dalam ekspor dan impor perdagangan?," jelasnya.

Makanya, kata Rico, pemerintah harus memiliki komitmen tinggi melalui sebuah program yang mampu menciptakan biaya logistik turun dari 24 persen menjadi 20 persen terhadap PDB dalam kurun waktu lima tahun mendatang.

"Sekarang biaya logistik tidak berkurang-berkurang. Masih bertahan di sekitar angka 23 sampai dengan 24 persen," tandasnya.