Perdagangan Sesi I Jumat, IHSG Ditutup Turun 29,671 Poin
Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada transaksi sesi I, Jumat (4/12) ditutup turun 29,671 poin (0,654%) menjadi 4.507,711 poin, dari 4.537,38 poin, Kamis (3/12).
Penurunan indeks disebabkan kemerosotan harga saham 158 dari 306 yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat siang ini.
Pelaku pasar melanjutkan penjualan terhadap berbagai saham berkapitalisasi pasar besar penggerak BEI. Aksi jual investor tersebut seiring merosotnya harga saham blue chips di bursa Wall Street dan beberapa bursa regional siang ini. Pemodal ingin menghindari risiko dengan menjual terlebih dahulu saham unggulan yang masih berpotensi untung.
Tekanan jual investor tampak melanda saham emiten berkapitalisasi di atas Rp200 triliun. Kelompok saham tersebut adalah HM Sampoerna (HMSP) yang harganya turun Rp600 menjadi Rp97.000 per unit.
Disusul Bank Central Asia (BBCA) yang turun Rp175 jadi Rp13.125 per unit, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun Rp35 ke Rp3.000 per unit, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp375 ke Rp36.375, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp50 ke Rp11.225, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp50 ke Rp8.750 per unit.
Berdasarkan data BEI, total volume saham yang berhasil diperjualbelikan pada sesi pertama Kamis ini mencapai 1,984 miliar saham senilai Rp1,939 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 103.987 kali transaksi. Hingga penutupan sesi I Jumat siang ini, investor asing mencatat pembelian bersih di Bursa Efek Indonesia Rp189,880 miliar.

