Kementerian Perhubungan (Kemenhub)|kecelakaan kapal|KMP Virgo Transport |DUDY Purwagandhi

Pemerintah Pastikan Pengawalan Penuh Hak Korban Kecelakaan KMP Transport 8

Oleh: Ronal

14 September 2026, 09:17
Pemerintah Pastikan Pengawalan Penuh Hak Korban Kecelakaan KMP Transport 8

Foto : Dok Kemenhub

Pasardana.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi terus mengawal pemenuhan hak – hak korban kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, pada Minggu (13/9).

Untuk itu, dirinya mengintruksikan seluruh jajaran dan pihak terkait untuk memprioritaskan pada pencarian, evakuasi, serta pendataan penumpang.

"Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8," katanya, dalam keterangan di Jakarta, pada Minggu (13/9).

Selain menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kecelakaan tersebut, Menhub juga berharap, para korban selamat segera pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala setelah mendapatkan penanganan serta pertolongan dari seluruh pihak terkait.

"Atas nama Pemerintah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Bagi korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Kepada korban selamat, saya berharap dapat segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," ujarnya.

Menhub menegaskan, bagi penumpang yang telah berhasil ditemukan, segera mendapatkan pertolongan semaksimal mungkin.

Terkait dengan penyebab kecelakaan, Menhub menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Ia meminta seluruh pihak untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja secara profesional, independen, dan berbasis fakta.

“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari,” tutur Menhub.

Menhub menyebutkan, KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Berdasarkan data manifest, kapal tersebut mengangkut sebanyak 243 orang.

“Hingga sore hari ini, Basarnas berhasil mengevakuasi 107 korban selamat dan 6 korban meninggal dunia. Sebanyak 136 penumpang masih dalam proses pencarian,” terangnya.

Disampaikan Menhub, pihaknya juga membuka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti guna mempermudah koordinasi, penyelamatan, dan pendataan.

“Terima kasih kepada Pelindo yang telah membantu menyiapkan Posko Terpadu ini. Saya berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga, diharapkan segera melaporkan informasi tersebut kepada petugas posko,” kata Menhub.

Berita Terkini

See More