CBDK Suntik Modal Rp103,9 Miliar ke Dua Entitas Anak, Siapkan Akselerasi Ekspansi Bisnis!
Oleh: Tri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (IDX: CBDK) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan dengan Peningkatan Modal pada Entitas Anak, PT Industri Pameran Nusantara dan PT Samudra Mega Utama.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Rabu (08/7) disebutkan, Perseroan menyampaikan bahwa entitas anak Perseroan, yaitu IPN, telah melakukan penerbitan saham baru sebanyak 5.300.000 saham seri B dengan jumlah nilai nominal Rp17. 000,- per saham atau seluruhnya sebesar Rp90.100.000.000,- , yang seluruhnya telah diambil bagian dan disetor oleh Perseroan.
Sebelum peningkatan modal tersebut, modal disetor IPN tercatat sebesar Rp2.555.606.486.000,-, di mana Perseroan memiliki penyertaan modal sebesar Rp2.545.606.486.000,- atau setara dengan 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.
Setelah penerbitan saham baru tersebut, modal disetor IPN meningkat menjadi Rp2.645.706.486.000,-, dengan kepemilikan modal Perseroan menjadi sebesar Rp2.635.706.486.000,- atau setara 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam IPN. Perseroan menyampaikan bahwa telah dilakukan penyesuaian ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha dalam rangka sinkronisasi referensi kode KBLI dari yang sebelumnya menggunakan KBLI 2020 menjadi KBLI 2025, sesuai dengan ketentuan Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Selain itu, entitas anak Perseroan juga menambah KBLI baru yaitu:
I. Pecahan dari Kode KBLI lama yaitu 68111 (Real Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa):
a. 68112 (aktivitas Penyewaan Bangunan dan Lahan Hunian Milik Sendiri atau Sewa);
b. 68125 (Pengelolaan Pusat Perbelanjaan);
c. 68126 (Penyewaan Gudang dan Fasilitas Penyimpanan Mandiri);
d. 68127 (Pengelolaan Gudang Perkantoran).
II. Penambahan KBLI baru:
a. 56101 (Aktivitas Penyediaan Makanan di Bangunan Tetap);
b. 56301 (Aktivitas Bar).
Selain itu, Perseroan juga menyampaikan bahwa entitas anak Perseroan, yaitu SMU, telah melakukan peningkatan modal dasar sebanyak Rp38.400.000.000,-.
Sebelum peningkatan modal dasar tersebut, modal dasar SMU tercatat Rp1.200.000.000,-, sehingga total modal dasar SMU menjadi Rp39.600.000.000,-.
SMU juga telah melakukan penerbitan saham baru sebanyak 23.001 saham dengan jumlah nilai nominal Rp600.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp13.800.000.000,-, yang seluruhnya telah diambil bagian dan disetor oleh Para Pemegang Saham SMU.
Sebelum peningkatan modal tersebut, modal disetor SMU tercatat sebesar Rp600.000.000,-, di mana Perseroan memiliki penyertaan modal sebesar Rp599.400.000,- atau setara dengan 99,90% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.
Setelah penerbitan saham baru tersebut, modal disetor SMU meningkat menjadi Rp14.400.600.000,- dengan kepemilikan modal Perseroan menjadi sebesar Rp14.385.600.000,- atau setara 99,90% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam SMU.
“Peningkatan modal dan penyesuaian KBLI tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. Transaksi tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja usaha Perseroan serta pengembangan kegiatan usaha di masa mendatang, tanpa mengakibatkan perubahan pengendalian maupun struktur kepemilikan Perseroan dan penambahan KBLI diharapkan dapat menjadi pendukung pengembangan dan diversifikasi usaha entitas anak Perseroan,” tulis Yohanes Edmond Budiman selaku Corporate Secretary PT Bangun Kosambi Sukses Tbk.





