phk massal|tokopedia|PT GoTo Gojek Tokopedoa Tbk

PHK Massal di Tokopedia, Begini Respon GoTo

Oleh: Ronal

06 Juli 2026, 07:53
PHK Massal di Tokopedia, Begini Respon GoTo

Foto : istimewa

Pasardana.id – Terkait soal pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Tokopedia, sebagai lini bisnisnya, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo, IDX: GOTO)) pun angkat bicara.

Kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam surat tanggapannya tertanggal 3 Juli 2026 disebutkan, GoTo selalu menghormati setiap keputusan yang diambil manajemen Tokopedia terkait dengan rencana penyesuaian organisasi.

"Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi," ujar Direktur GoTo, Simon Tak Leung Ho, dikutip pada Minggu (5/7).

BEI sebelumnya meminta penjelasan kepada GoTo melalui surat Nomor S-07958/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 2 Juli 2026.

Sementara itu, dari pihak GoTo menjelaskan, sejak kepemilikannya di Tokopedia terdilusi menjadi 24,99% pada Januari 2024, perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan Tokopedia.

Investasi di Tokopedia kini dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama.

Dengan begitu, keputusan PHK karyawan Tokopedia masih sepenuhnya dilakukan oleh manajemen e-commerce tersebut.

GoTo meyakini, PHK tak akan berdampak besar terhadap perseroan.

Menurut GoTo, dampak PHK hanya bersifat terbatas pada akun laba/rugi bersih di entitas asosiasi dan ventura bersama.

Namun, berdasarkan estimasi perseroan, rencana penyesuaian organisasi di Tokopedia tidak akan memberikan dampak material terhadap bagian laba atau rugi bersih GoTo.

"Berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian Perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia," tulis GoTo.

Adapun kabar PHK di Tokopedia sebelumnya disampaikan oleh platform komunitas teknologi Indonesia, Ecommurz yang mengunggah informasi tentang ByteDance, selaku induk TikTok.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, PHK di Tokopedia hanya akan menyisakan sekitar 10 persen karyawan di awal Juli 2026 ini.

TikTok menjelaskan, bahwa pihaknya tengah melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Berita Terkini

See More