MKNT Terbitkan 1,02 Triliun Saham Baru! Restrukturisasi Jumbo Dimulai, Utang Dikonversi Jadi Ekuitas
Oleh: Tri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (Perseroan) (IDX: MKNT) informasi mengenai Rencana Pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa HMETD (private placement).
Melansir keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/7) disebutkan, Perseroan berencana untuk melakukan PMTHMETD dengan cara: (i) Konversi Utang Para Kreditur, (ii) Injeksi Tunai PT Mantra Capital Persadan (MCP), dan (iii) Injeksi Tunai Investor Independen.
Jefri Junaedi selaku Corporate Secretary PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk menuliskan, Perseroan akan menerbitkan Saham Baru dengan rincian sebagai berikut:
melalui Konversi Utang Para Kreditur, sebanyak 822.925.100.000 saham seri B kepada Para Kreditur;
melalui Injeksi Tunai PT Mantra Capital Persadan (MCP), sebanyak 1.564.900.000 saham seri B kepada MCP; dan
melalui Injeksi Tunai Investor Independen, sebanyak 200.000.000.000 saham seri B kepada Para Investor Independen.
Sehingga total Saham Baru yang akan diterbitkan dalam rangka PMTHMETD adalah sebesar 1.024.490.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp1/saham atau 99,46% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat Keterbukaan Informasi ini.
Pelaksanaan PMTHMETD diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan Perseroan serta mendukung keberlangsungan usaha (going concern).
Berdasarkan Pasal 3 huruf (a) POJK No. 14/2019, Perseroan dapat dikecualikan dari kewajiban memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam rangka perbaikan posisi keuangan.
Lebih lanjut, berdasarkan Pasal 8B huruf (b) POJK No. 14/2019, Perseroan dapat melakukan PMTHMETD untuk memperbaiki posisi keuangan apabila merupakan Perusahaan Terbuka yang memiliki modal kerja bersih negatif dan memiliki liabilitas melebihi 80% dari aset Perseroan pada saat jatuh tempo kepada pemberi pinjaman yang tidak berafiliasi.
Para Kreditur dan Perseroan telah bersepakat bahwa pembayaran atas masing-masing Perjanjian Fasilitas Pinjaman akan dilakukan dengan Konversi Utang Para Kreditur menjadi saham baru sebanyak 822.925.100.000 saham seri B, setelah mendapatkan persetujuan dari RUPS Perseroan.
Selain itu, MCP telah menyetujui untuk melakukan Injeksi Tunai sebagai penyertaan saham baru dalam Perseroan. Untuk pemenuhan POJK No. 14/2019 terkait penerbitan Saham Baru, Perseroan wajib memperoleh persetujuan RUPSLB.
Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana PMTHMETD dalam RUPSLB yang rencananya akan diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 24 Agustus 2026.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 15 ayat (1a) POJK No. 14/2019, Perseroan juga diwajibkan mengumumkan informasi mengenai rencana PMTHMETD bersamaan dengan pengumuman RUPSLB, yang telah dipenuhi dengan penerbitan Keterbukaan Informasi ini.
Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini diterbitkan, tidak terdapat penambahan modal dalam rangka program kepemilikan saham maupun selain program kepemilikan saham yang masih berjalan (outstanding).
Diketahui, sejak tanggal Laporan Keuangan Perseroan sampai dengan Keterbukaan Informasi ini diterbitkan, terdapat kejadian penting yaitu pengambilalihan saham mayoritas PT Citra Baru Steel (CBS) dan PT Radja Udang Malingping (RUM) oleh Perseroan yang menyebabkan CBS dan RUM menjadi perusahaan anak terkonsolidasi Perseroan (Pengambilalihan Perusahaan Anak).
Perseroan melakukan Pengambilalihan Perusahaan Anak, yaitu CBS yang bergerak di bidang industri manufaktur baja dan RUM yang bergerak di bidang budidaya tambak udang, sebagai bagian dari upaya Perseroan untuk memperoleh bisnis usaha operasional baru yang diharapkan dapat berkontribusi dalam rangka perbaikan posisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.
Pengambilalihan Perusahaan Anak dilakukan pada tanggal 29 Mei 2026 berdasarkan masingmasing AJB CBS dan AJB RUM.
Berdasarkan AJB CBS, Perseroan membeli 49.999.999 saham CBS, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dalam CBS, dengan harga pembelian sebesar Rp668.006.058.612.
Berdasarkan AJB RUM, Perseroan membeli 152.990 saham RUM, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dalam RUM, dengan harga pembelian sebesar Rp156.490.000.000.





