cadangan devisa|Cadev|utang pemerintah|stabilisasi nilai tukar rupiah|Bank Indonesia

Bayar Utang Pemerintah hingga Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Tersisa USD144,9 Miliar

Oleh: Issa

08 Juni 2026, 11:37
Bayar Utang Pemerintah hingga Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Tersisa USD144,9 Miliar

foto: dok. Bank Indonesia

Pasardana.id - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat US$144,9 miliar.

Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir April 2026 sebesar US$146,2 miliar.

Menurut keterangan Bank Indonesia (BI), Senin (8/6/2026), perkembangan cadangan devisa Mei 2026 ini dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Secara keseluruhan, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026 tetap kuat, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Meski begitu, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank Indonesia juga terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Berita Terkini

See More