See More

30 Juni 2026, 16:35

30 Juni 2026, 16:04

30 Juni 2026, 15:54

30 Juni 2026, 15:44

30 Juni 2026, 15:30

30 Juni 2026, 14:28
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 81,83 poin, atau sekitar 0,97 persen, pada Selasa (30/6/2026), menjadi 8.476,47.
Volume perdagangan moderat mencapai 444,61 juta saham senilai 41,08 triliun won atau sekitar US$26,51 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 621 berbanding 261.
Angka indeks melonjak dipicu penguatan saham sektor teknologi setelah Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melakukan perundingan di Qatar.
“Para investor membeli saham semikonduktor yang sempat melemah, sedangkan saham infrastruktur teknologi informasi dan utilitas meningkat berkat harapan investasi besar infrastruktur semikonduktor di kawasan barat daya diumumkan pemerintah dan perusahaan produsen mikrochip,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 2,93 triliun won dan 833,45 miliar won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 3,79 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 3,41 persen dan 0,84 persen. Saham SK Square yang merupakan perusahaan induk SK Hynix melonjak 3,48 persen.
Saham perusahaan manufaktur komponen elektronik Samsung Electro-Mechanics melambung 7,16 persen usai mengumumkan kesepakatan senilai 454 miliar won pembuatan multilayer ceramic capacitors (MLCC) untuk server-server AI di AS.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution terjun 9,61 persen. Saham Samsung SDI anjlok 4,88 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.549,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,89 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 44,7 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 8.778,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Thailand, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, dan Filipina melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 20,5 poin, atau sekitar 0,5 persen, menjadi 4.094,4. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong melemah 145,66 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 22.881,02.