See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
PT KAI|pemulihan|penumpang kereta api
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin melakukan peninjauan langsung terhadap operasional perjalanan kereta api.
Mulai dari layanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh di lintas Manggarai hingga Bekasi Timur.
Tinjauan tersebut dilakukannya untuk memastikan perjalanan berjalan dengan aman dan semakin terkendali disaat hari kerja.
Tak hanya itu, dirinya juga menyempatkan hadir untuk memastikan kondisi pelanggan yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Bekasi, sekaligus menyampaikan dukungan secara langsung.
Bobby juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang hadir selama proses penanganan.
“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (3/5).
Dari kondisi yang dipantau pihak KAI secara berkala, per Minggu (3/5/2026) pukul 07.00 WIB, tercatat 81 pelanggan yang dirawat telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan.
Sementara 19 pelanggan lainnya masih dalam penanganan lanjutan di rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, pendampingan terus dilakukan agar proses pemulihan berjalan dengan baik.
KAI, lanjut Anne, terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi.
"Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne.
Bagi pelanggan yang telah melakukan pengobatan secara mandiri, KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement.
Disampaikan Anne, persyaratan meliputi alat pembayaran yang memuat data perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.
Setelah berkas dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi.
“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” sambung Anne.
Ia pun menambahkan, layanan trauma healing juga disediakan bagi pelanggan yang membutuhkan, dengan pengajuan melalui Posko Informasi maupun call center 0812-9660-5747.
Pendampingan awal dapat dilakukan melalui telemedicine, sementara untuk keluarga pelanggan yang membutuhkan dilakukan secara langsung.
Posko Bekasi Timur tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026, melayani kebutuhan informasi, administrasi, serta pendampingan lanjutan.
Anne juga menginformasikan, bahwa operasional layanan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan perbaikan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir.
Perjalanan yang mengalami keterlambatan, kata Anne, semakin berkurang dengan waktu keterlambatan yang lebih terkendali.
Perbaikan serupa terlihat di lintas Cikarang.
Anne memaparkan, ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50 persen menjadi 61 persen, lalu mencapai 66 persen, sementara kedatangan naik dari 44 persen menjadi 57 persen dan kemudian 61 persen.
"Tren ini mencerminkan proses normalisasi yang berjalan semakin stabil," ungkap Anne.
Lebih lanjut Anne menyampaikan, perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang melintas di wilayah Bekasi Timur juga telah kembali berjalan dengan pola operasi yang terjaga.
Dalam satu hari, terdapat 32 perjalanan KA dari Pasar Senen serta 36 perjalanan KA dari Gambir yang melintas di lintas tersebut.
"Sejak operasional kembali berjalan pada 28 April hingga 2 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 574.644 pelanggan," kata Anne.