JTPE|PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk|Bagi Dividen|dividen tunai|aksi korporasi|kinerja perseroan

Laba Melejit 48%, JTPE Tebar Dividen Fantastis Rp210,6 Miliar

Oleh: Harry

29 Mei 2026, 16:04
Laba Melejit 48%, JTPE Tebar Dividen Fantastis Rp210,6 Miliar

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (IDX: JTPE), Perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi percetakan sekuriti mulai dari identitas, pembayaran, perlindungan merek, serta percetakan komersial, resmi mengumumkan pembagian dividen dengan rasio pembayaran tinggi mencapai 60% dari laba bersih tahun buku 2025.

Total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp210,6 miliar atau setara dengan Rp31 per lembar saham, setelah memperhitungkan 57.720.000 saham yang telah dibeli kembali (buyback) selama 15 Desember 2025 - 6 Maret 2026.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini, 29 Mei 2026, di Surabaya.

Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi Perseroan kepada para pemegang saham, dan JTPE berupaya untuk konsisten membagikan dividen setiap tahunnya.

Dividen tersebut dibagikan berdasarkan kinerja impresif sepanjang tahun fiskal 2025.

JTPE mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp351,4 miliar, tumbuh 47,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan Perseroan mencapai Rp2,8 triliun, atau naik 31,5% secara tahunan.

“Keputusan membagikan dividen dengan rasio pembayaran yang tinggi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada para pemegang saham. Tentunya ini juga sejalan dengan keberhasilan Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih 48% sepanjang tahun 2025,” ujar Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, seperti dilansir dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).

Selanjutnya disampaikan, momentum pertumbuhan positif diyakini akan berlanjut pada tahun 2026.

Meskipun kinerja kuartal pertama 2026 tercatat lemah akibat pergeseran pengadaan produk sekuriti ke Kuartal II dan III tahun ini, serta kenaikan biaya material, namun JTPE optimistis dapat rebound.

Perseroan melihat bahwa tender pemerintah untuk segmen sekuriti biasanya mulai memberikan kontribusi lebih besar pada semester kedua tahun ini.

Selain itu, pertumbuhan di tahun 2026 juga akan didukung oleh potensi dari proyek biometrik dan kemasan (packaging).

Perseroan menegaskan bahwa pertumbuhan tahun ini lebih didorong oleh volume penjualan, bukan oleh harga jual rata-rata produk (ASP).

Untuk mempertahankan kinerja, Perseroan menjalankan sejumlah strategi.

Pertama, adaptasi untuk memperkuat margin produk serta memperluas portofolio produk melalui produk-produk bermargin tinggi.

Kedua, terus melakukan optimalisasi dan peningkatan kapasitas produksi.

Ketiga, mendorong pertumbuhan anorganik, salah satunya melalui kerja sama atau kolaborasi dengan mitra strategis.

Baru-baru ini, JTPE resmi melakukan joint venture (JV) dengan mitra strategis asal Hongkong dengan mendirikan PT Nusatek Global Solutions.

Perusahaan patungan ini bergerak dalam pengembangan produk RFID yang saat ini tengah diperkuat oleh JTPE.

Melalui langkah strategis tersebut, Perseroan optimistis dapat mempertahankan kinerja untuk tahun buku 2026 serta mencapai pertumbuhan jangka panjang.

Berita Terkini

See More