Mentan Ungkap Ada Tiga Negara Mau Impor Pupuk Urea dari RI
Pasardana.id – Ada tiga negara yang mengajukan permintaan impor pupuk urea dari Indonesia saat ditutupnya Selat Hormuz.
Hal tersebut diungkap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau Gudang Bulog Panaikang di Makassar, Minggu (5/4) kemarin.
Mentan menilai, hal tersebut tentu saja jadi bukti bahwa RI punya posisi yang diperhitungkan sebagai salah satu produsen urea strategis di tingkat global.
"Kita akan ekspor (pupuk) urea karena kita produsen urea, beberapa negara sudah meminta. Ada tiga negara meminta," ujar Mentan, seperti dilansir Antara.
Hanya saja, Mentan belum merinci negara mana saja yang mengajukan permintaan impor tersebut.
Kata Mentan, proses negosiasi (impor) ini masih berlangsung.
Lanjut Mentan, kesepakatan yang dicapai nantinya dapat memberikan nilai tambah optimal bagi Indonesia.
"Ya nanti, kan ini masih nego (negosiasi), supaya harga kita agak lebih bagus," katanya.
Diketahui, Pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan pupuk sejak awal tahun dengan mengamankan bahan baku, sehingga stok nasional tetap terjaga di tengah dinamika global.
Di sisi lain, ia menilai ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum berdampak signifikan terhadap harga pangan dalam negeri.
Stok beras nasional saat ini mencapai 4,5 juta ton, yang dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

