See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
Maman Abdurrahman|Peran Perempuan
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Pemberdayaan Perempuan dianggap penting sebagai kunci untuk penguatan ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut diungkap Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, khususnya di wilayah terpencil seperti Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setelah melakukan peninjauan langsung program pemberdayaan nasabah ultra mikro dan super mikro binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar, Menteri Maman ingin kembali memastikan jika para pengusaha UMKM tersebut, khususnya kaum perempuan, mendapatkan dukungan yang tepat.
“Kami ingin memastikan para pengusaha UMKM, khususnya perempuan, mendapatkan dukungan yang tepat dan program ini berjalan optimal,” katanya, di Desa Pasir Panjang, Kupang, NTT, Rabu (29/4).
Menurut Maman, perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus tulang punggung usaha mikro di tingkat desa.
Karena itu, dirinya mendorong penguatan akses pembiayaan dan pendampingan usaha menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Maman juga menambahkan, program PNM menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan kemiskinan ekstrem, sesuai arahan Prabowo Subianto, dengan fokus pada kelompok masyarakat desil satu dan dua.
“PNM menjadi ujung tombak dalam menjangkau kelompok paling rentan. Intervensi diarahkan agar mereka bisa naik kelas dan mandiri secara ekonomi,” katanya.
Tak melulu soal pembiayaan, lanjutnya, PNM juga memberikan pendampingan usaha secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman informal.
“Kami percaya pembiayaan harus disertai pendampingan untuk para ibu nasabah penggerak utama ekonomi di tingkat akar rumput,” ujar Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary.
Pemerintah memastikan akan terus memperluas jangkauan program pemberdayaan melalui kolaborasi lintas sektor.
Tujuannya, untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.