See More

06 Mei 2026, 19:51

06 Mei 2026, 18:15

06 Mei 2026, 18:13

06 Mei 2026, 17:10

06 Mei 2026, 16:58

06 Mei 2026, 16:38
Oleh: Dadag

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan harga Saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (IDX: EPAC), PT Golden Eagle Energy Tbk (IDX: SMMT), PT Pacific Strategic Financial Tbk (IDX: APIC), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (IDX: BSML) terkait pola transaksi efek yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham EPAC, SMMT, APIC, dan BSML, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Selasa (28/4/2026) saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (IDX: EPAC) terpantau melemah -6,49% atau turun -5 point ke harga Rp72 per saham.
Sementara saham PT Golden Eagle Energy Tbk (IDX: SMMT) pada jeda siang ini, tercatat menguat 2,23% atau naik 60 point ke harga Rp2.750 per saham.
Selanjutnya saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (IDX: APIC) pada jeda siang ini, Selasa (28/4/2026) terpantau ditutup melemah -5,13% atau turun -95 point di harga Rp1.755 per saham.
Sementara saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (IDX: BSML) pada sesi I siang ini, terpantau melemah -2,39% atau turun -10 point di harga Rp408 per saham.