See More

22 Mei 2026, 02:26

22 Mei 2026, 02:03

22 Mei 2026, 01:41

21 Mei 2026, 19:44

21 Mei 2026, 19:29

21 Mei 2026, 17:55
PT PAL Indonesia
Oleh: Ronal

Foto: istimewa
Pasardana.id - PT PAL Indonesia bersama dengan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI menjalin kerja sama dalam hal menjalankan konsolidasi galangan kapal nasional melalui pembangunan kapal pinisi serbaguna atau multi-purpose pesanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (26/4) menyebutkan, kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara dirinya dengan Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan di Makassar, Sabtu (25/04). “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa industri galangan nasional dapat tumbuh bersama serta menghasilkan produk berkualitas. Dan tentunya ekosistem industri komponen juga ikut tumbuh,” ujarnya. Lebih lanjut Kaharuddin menegaskan, kolaborasi antara PT PAL dan PT IKI merupakan implementasi awal peran PT PAL sebagai National Consolidator galangan kapal yang merupakan perintah dari Danantara untuk memperkuat kolaborasi antar-galangan nasional dalam satu ekosistem industri. Dalam proyek pembangunan kapal Pinisi serbaguna tersebut, PT PAL bertugas memastikan standar material, pengendalian mutu, dan quality assurance berjalan sesuai kebutuhan proyek. Sementara PT IKI berfokus pada pembangunan fisik kapal. Adapun Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan memastikan PT IKI akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi kelancaran dan kesuksesan proyek. Ia juga mengapresiasi langkah PT PAL yang telah melibatkan PT IKI dalam upaya konsolidasi galangan kapal nasional. “Semoga melalui proyek ini, sharing teknologi dan sharing knowledge dapat berjalan secara optimal. Sehingga di bawah kepemimpinan PAL, seluruh galangan kapal nasional, khususnya IKI dapat terus tumbuh dan berkontribusi bagi terwujudnya kedaulatan maritim Indonesia,” ujar Suhan Ikhsan. Sebagai informasi, pada Sabtu (25/04), PT PAL Indonesia menandatangani kontrak dengan Pemerintah Provinsi Selatan untuk pembangunan kapal Pinisi serbaguna. Kapal Pinisi serbaguna ini dirancang memiliki panjang 52 meter dengan kapasitas akomodasi hingga 140 orang. Desain kapal mengadopsi karakteristik kapal Pinisi yang dipadukan dengan teknologi modern untuk mendukung berbagai fungsi pelayanan. Selain sebagai sarana transportasi antarpulau, kapal juga dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas besar guna mendukung distribusi BBM subsidi ke wilayah terpencil.