See More

09 Mei 2026, 13:40

09 Mei 2026, 12:53

09 Mei 2026, 08:49

09 Mei 2026, 08:46

09 Mei 2026, 08:41

08 Mei 2026, 20:48
Oleh: Rezy

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 139,4 poin, atau sekitar 2,15 persen, pada Senin (27/4/2026), mencapai rekor 6.615,03.
Volume perdagangan mencapai 835,6 juta saham senilai 33 triliun won atau sekitar US$22,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 495 berbanding 357.
Angka indeks menguat dipicu ekspektasi solidnya perolehan laba kuartalan paraemiten, terutama perusahaan teknologi.
“Ekspektasi positif terutama terhadap perolehan laba perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan pusat data AI, terumata rantai nilai AI, seperti perusahaan semikonduktor dan peralatan listrik,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan institusi total meraup saham senilai 1,99 triliun won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,97 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 2,28 persen dan 5,73 persen. Saham perusahaan penyedia jaringan listrik LS Electric dan Hyosung Heavy Industries masing-masing meroket 12 persen dan 10,95 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing turun 3,53 persen dan 0,94 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 12 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.472,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,25 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 20,1 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 8.766,4. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Filipina melemah. Bursa Vietnam tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hung Kings Commemoration Day.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 6,44 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 4.086,34. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 52,42 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 25.925,65.