bahlil lahadalia|hilirisasi industri|Cadangan Gas|Kalimantan Timur (Kaltim)

Bahlil Sebut Temuan Cadangan Gas Raksasa di Kaltim Anugerah dari Tuhan

Oleh: Ronal

22 April 2026, 07:23
Bahlil Sebut Temuan Cadangan Gas Raksasa di Kaltim Anugerah dari Tuhan

foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, penemuan cadangan gas raksasa di lepas pantai Kalimantan Timur merupakan sebuah anugerah dari Tuhan kepada bangsa Indonesia.

Menurut Bahlil, penemuan cadangan gas ini menjadi peluang penting bagi Indonesia untuk menekan impor energi dan memperkuat pasokan dalam negeri.

Sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (penemuan) ini anugerah yang diberikan. Pemerintah juga terus menerus mengeksplorasi wilayah lain untuk menemukan cadangan minyak dan gas (migas) terbaru, ucapnya dalam sebuah konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4) lalu.

Sebagai informasi, hasil eksplorasi perusahaan energi Italia, Eni, di sumur Geliga-1, Blok Ganal, Cekungan Kutai menunjukkan adanya cadangan gas sebesar 5 triliun kaki kubik (Tcf).

Temuan ini menjadi bagian dari dua penemuan besar di wilayah tersebut, yakni struktur Geliga dan Gula.

Kita harus betul-betul fokus dalam rangka menjalankan perintah Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak baru, lanjutnya.

Ditegaskan Bahlil, pemerintah terus mendorong eksplorasi guna menemukan sumber energi baru agar ketergantungan terhadap impor bisa ditekan.

Menurut dia, pemanfaatan gas dari temuan tersebut akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mendukung hilirisasi industri.

Ini adalah strategi agar bagaimana gas kita tidak impor dari negara lain. Kita harus memenuhi kebutuhan dalam negeri. Gas ini kita akan dorong untuk industri hilirisasi, serta ini akan mengurangi impor crude oil kita dengan penambahan kondensat, bebernya.

Pemerintah sendiri menargetkan produksi kondensat mencapai 90.000 per barrel pada 2028, kemudian meningkat menjadi 150.000 per barrel pada 2029-2030.

Berita Terkini

See More