IHSG|BNI Sekuritas|analisa market
Oleh: Ria

foto : ilustrasi (ist)
Pasardana.id Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (15/4) ditutup turun 0.68%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.23 Triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, BMRI, ANTM, dan ENRG.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup naik ke rekor tertinggi (all time high) pada perdagangan Rabu (15/4). Penguatan seiring investor yang mulai mengabaikan kekhawatiran terhadap perang Iran dan kembali memburu aset berisiko. Indeks S&P 500 naik 0,80%, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,59%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,15%. Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump kembali memberi sinyal optimisme terkait konflik tersebut. Dalam wawancara dengan Fox Business, ia menyebut perang Iran sangat dekat dengan akhir dan menegaskan bahwa Iran disebut sangat ingin mencapai kesepakatan. Seorang pejabat Gedung Putih kepada CNBC mengungkapkan, putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran masih dalam pembahasan, meski belum ada jadwal resmi yang ditetapkan. Di sisi korporasi, saham Broadcom menjadi salah satu penopang utama indeks dengan kenaikan 4%. Kenaikan tersebut didorong oleh kabar perpanjangan kerja sama dengan Meta Platforms dalam pengembangan chip khusus berbasis teknologi Broadcom.
Di sisi lain, Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada Rabu (16/4), mengikuti penguatan Wall Street pada perdagangan Selasa (15/4), seiring meningkatnya harapan tercapainya solusi diplomatik antara AS dan Iran yang turut menekan harga minyak. Seorang pejabat Gedung Putih menyebut putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran tengah dibahas, meskipun belum ada jadwal resmi. Presiden Donald Trump juga menyatakan bahwa pihak Iran menunjukkan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,07%, dan Kosdaq melesat 2,72%. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,44%, dan Topix naik 0,40%. Selain itu, S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,09%, Hang Seng Hong Kong naik 0,29% dan Taiex Taiwan menguat 1,17%. Di sisi lain, FTSE Straits Times naik 0,27%, sedangkan FTSE Malay KLCI turun 0,28%.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (16/4), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi bergerak sideways di area 7500-7700. Diperkirakan Support IHSG: 7500-7600 dan Resist IHSG: 7650-7770.
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: SRTG, CUAN, ENRG, PADI, SCMA, dan ESSA.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
SRTG Spec Buy dengan area beli di 1800-1805, cutloss di bawah 1780. Target dekat di 1820-1840.
CUAN Spec Buy dengan area beli di 1485-1495, cutloss di bawah 1470. Target dekat di 1515-1535.
ENRG Spec Buy dengan area beli di 1800-1835, cutloss di bawah 1780. Target dekat di 1860-1890.
PADI Spec Buy dengan area beli di 127, cutloss di bawah 122. Target dekat di 130-134.
SCMA Buy on Weakness dengan area beli di 272-282, cutloss di bawah 270. Target dekat di 286-296.
ESSA Spec Buy dengan area beli di 775-785, cutloss di bawah 765. Target dekat di 810-830.
Disclaimer on