Indeks Kospi Melonjak 1,4 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 80,86 poin, atau sekitar 1,4 persen, pada Jumat (10/4/2026), menjadi 5.858,87.
Volume perdagangan moderat mencapai 989,96 juta saham senilai 23,43 triliun won atau sekitar US$15,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 716 berbanding 163.
Angka indeks melonjak mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu upaya perdamaian Israel-Lebanon.
“Indeks Kospi melampaui angka 5.800 dipicu ekspektasi perundingan gencatan senjata berlangsung sesuai rencana dalam beberapa pekan ke depan,” jelas Kim Joo-Yeon, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing meraup saham senilai 1,1 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 294 miliar won dan 1,23 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,98 persen dan 2,91 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace Industries dan perusahaan pengapalan HMM masing-masing melambung 3,86 persen dan 3,84 persen.
Saham perusahaan minyak SK Innovation dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing merosot 1,29 persen dan 2,14 persen.
Nilai tukar won stabil terhadap dolar AS, tetap 1.482,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,89 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 12,6 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 8.960,6. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 20,05 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 3.986,23. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 141,14 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 25.893,54.

