Dua Bulan, Bank Mandiri Baru Realisasikan 17,92 Persen Target Penyaluran KUR

foto: dok. Bank Mandiri

Pasardana.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) terus merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hingga Februari 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp7,35 triliun.

Angka tersebut mengalir kepada 59.327 pelaku UMKM di seluruh Indonesia dengan tingkat non performing loan dibawah 1%, mencerminkan keunggulan yang berkelanjutan dalam pengelolaan bisnis.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari mengatakan, realisasi tersebut setara 17,92% dari target KUR Bank Mandiri di 2026 sebesar Rp41 triliun.

“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing,” ujar Saptari keterangan resminya, Senin (30/3/2026).

Sapatri menambahkan, penyaluran KUR hingga Februari 2026 ini didominasi oleh sektor produksi sebesar 61,83% atau senilai Rp4,54 triliun.

Dari jumlah tersebut, sektor pertanian sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional mencapai Rp2,21 triliun, sektor jasa produksi senilai Rp1,65 triliun, sektor industri pengolahan senilai Rp568 miliar, dan sektor perikanan senilai Rp107 miliar.

Sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Februari 2026, total akumulasi penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp310,59 triliun kepada 3,65 juta debitur di seluruh Indonesia.