Tutup 2025, Surge Raup Laba Bersih Rp408,6 Miliar
Pasardana.id - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (IDX: WIFI) atau Surge meraup laba bersih Rp408,6 miliar saat menutup tahun 2025.
Angka itu naik hingga 76,75% dari periode tahun 2024 yang hanya Rp231,28 miliar.
Salah satu faktor kenaikan laba bersih itu adalah pertumbuhan pendapatan sebesar 147% secara tahunan (YoY), yang didorong oleh ekspansi masif pada jaringan serat optik dan layanan konektivitas fixed broadband.
Secara rinci, Pendapatan Usaha Neto sebesar Rp1,66 triliun, naik drastis 147% dari Rp671,9 miliar pada tahun sebelumnya.
Kontribusi pendapatan ini didominasi oleh lini bisnis inti Perseroan, yaitu segmen telekomunikasi menjadi kontributor utama melalui penyediaan infrastruktur serat optik dan layanan internet.
Sedangkan segmen periklanan digital memberikan kontribusi stabil melalui ekosistem media digital yang terintegrasi di berbagai moda transportasi dan area publik.
Direktur Utama Surge Yune Marketatmo, Rabu (24/3/2026), mengatakan bahwa saat ini secara operasional perseroan telah memiliki pelanggan 2,5 juta Home Pass, 1,5 juta Home Connect dan tingkat take-up hingga 60%, termasuk yang tertinggi di industri.
Di sisi lain, total Aset Perseroan melonjak drastis menjadi Rp15,17 triliun, meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp2,91 triliun.
Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan aset tetap neto yang mencapai Rp5,22 triliun, sejalan dengan pembangunan infrastruktur jaringan serat optik nasional.
Menatap tahun 2026, Yune menyatakan bahwa Perseroan memposisikan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) “IRA – Internet Rakyat” sebagai katalis pertumbuhan utama.
Strategi ini akan mengintegrasikan tulang punggung serat optik (fiber backbone) dengan pengiriman nirkabel (wireless last-mile) untuk mempercepat jangkauan internet broadband yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
"Tahun 2025 adalah tahun yang menentukan bagi SURGE. Dengan fondasi keuangan yang kuat dan operasional yang efisien, kami yakin peluncuran platform 5G FWA akan menjadi titik balik yang signifikan untuk mengakselerasi lintasan pertumbuhan kami di masa depan," pungkas Yune.

