Struktur Permodalan Kuat Dukung Ekspansi Masif CLEO Guna Hadapi Tantangan 2026

foto: dok. CLEO

Pasardana.id - Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (IDX: CLEO), memiliki struktur permodalan yang kuat dalam memberikan dukungan yang solid bagi strategi ekspansi masif Perseroan untuk menghadapi tantangan bisnis tahun 2026.

Kuatnya struktur permodalan CLEO berasal dari pertumbuhan penjualan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir seperti tercermin pada pertumbuhan penjualan sebesar 5,8% YoY menjadi Rp2,09 triliun pada kuartal ketiga 2025.

Menurut CEO CLEO, Melisa Patricia, kenaikan penjualan yang relatif stabil tersebut menunjukkan bahwa ekspansi pasar berjalan sesuai harapan.

“EBITDA yang relatif stabil dengan kenaikan 9% YoY menegaskan bahwa kapasitas operasional dan arus kas internal masih kuat untuk menopang kebutuhan investasi dan ekspansi lanjutan,” terang Melisa, seperti dilansir dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2).

Struktur modal Perseroan juga memperlihatkan adanya keseimbangan antara pendanaan internal dan eksternal, sehingga memungkinkan ekspansi masif dilakukan tanpa mengganggu stabilitas operasional.

Adapun mengenai ekspansi itu sendiri, CLEO telah menyelesaikan pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak dan Pekanbaru.

Diharapkan ketiganya sudah akan bisa beroperasi tahun ini sehingga jumlah pabrik Perseroan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia meningkat menjadi 35 buah.

Dengan penambahan pabrik yang gencar dilakukan, secara otomatis akan memperkuat jaringan distribusi karena semakin mendekatkan produk CLEO kepada para pelanggan sehingga memudahkan dan mengefisienkan proses pengiriman.

Selanjutnya, CLEO akan kembali melakukan ekspansi di wilayah potensial lainnya sebagai bagian dari strategi pengelolaan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Patut dicatat, bahwa dalam setiap ekspansi yang dilakukan, Perseroan selalu terlebih dahulu melakukan sejumlah kajian ke wilayah-wilayah potensial secara terukur, baik dalam kajian bahan baku yang mencakup hidrologi maupun potensi market.

Kajian-kajian tersebut perlu dilakukan mengingat tujuan ekspansi Perseroan bukan hanya memperluas pasar semata, tetapi juga dalam rangka mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dengan strategi ekspansi masif yang diterapkan tersebut, Perseroan optimis akan bisa meraih pertumbuhan yang solid tahun ini.

Meskipun situasi industri makin kompetitif dan daya beli masyarakat sedang mengalami sejumlah tantangan, tetapi tekad CLEO untuk semakin fokus mendorong pertumbuhan kinerja justru menguat.

“Kami optimis, strategi ekspansi tersebut didukung dengan peluncuran produk-produk inovasi baru secara berkala yang sesuai kebutuhan para pelanggan, akan mampu mendongkrak penjualan,” tutup Melisa.