Kinerja ASSA Ngebut! Pendapatan Tembus Rp6 Triliun, Laba Melejit 81%—Logistik Jadi Raja Baru!

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Adi Sarana Armada Tbk (IDX: ASSA), emiten yang bergerak di ekosistem mobilitas orang dan barang yang paling terintegrasi, melalui 3 pilar bisnis utamanya, yaitu: 1) Sewa kendaraan korporasi (ASSA Rent), 2) Logistik value chain (Cargoshare Logistics, Anteraja, ASSA Logistics) dari hulu ke hilir, dan 3) Ekosistem kendaraan bekas (ASLC, melalui JBA dan Caroline), berhasil mencetak pendapatan konsolidasi Rp6,0 triliun untuk tahun buku 2025, tumbuh 21% dibanding tahun sebelumnya (YoY).

Kinerja ini menjadi semakin mengesankan karena hampir seluruh segmen bisnis Perseroan memberikan kontribusi positif.

Capaian impresif tersebut turut mendongkrak laba Perseroan secara tahunan.

Sepanjang 2025, laba bersih Perseroan tumbuh 81% YoY atau sebesar Rp596,6 miliar meningkat dibandingkan perolehan tahun sebelumnya Rp330,1 miliar.

Segmen logistik menjadi motor utama pertumbuhan kinerja Perseroan, menyumbang hingga 44% terhadap total pendapatan.

Meningkatnya permintaan layanan distribusi dari pelanggan ASSA, baik melalui Cargoshare maupun Anteraja menjadi alasan utama kinerja positif segmen ini.

Hasilnya, pendapatan dari bisnis ini tumbuh 39% dari tahun sebelumnya hingga mencapai Rp2,7 triliun, dan bisnis logistik memimpin pendapatan di antara berbagai segmen bisnis ASSA.

Menyusul di posisi kedua segmen rental dengan perolehan pendapatan sebesar Rp2,0 triliun atau tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Memiliki basis pelanggan yang bervariasi sehingga tidak tergantung pada satu pelanggan menjadi faktor penentu ketangguhan bisnis segmen rental.

Tak heran kalau segmen ini juga sukses membukukan kinerja yang positif.

Ekosistem kendaraan bekas Perseroan juga menunjukkan penguatan.

Segmen pendapatan mobil bekas membukukan pendapatan Rp1,1 triliun atau tumbuh 23% YoY.

Sementara segmen jasa lelang turut menyumbang Rp260,8 miliar sepanjang tahun 2025.

“Untuk menjaga supaya momentum pertumbuhan ini bisa terus berkelanjutan, ASSA akan terus melanjutkan ekspansi serta melakukan efisiensi operasional,” kata Prodjo Sunarjanto, Direktur Utama ASSA, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3).

Selanjutnya dijelaskan, pada ekosistem logistik, ASSA terus berupaya menjadi pemain solusi end-to-end logistic terlengkap di Tanah Air dengan menghadirkan layanan-layanan yang sesuai kebutuhan pelanggan.

Dalam bisnis ini, Perseroan memilih untuk fokus pada pengembangan segmen B2B melalui unit bisnis Cargoshare.

Untuk semakin meningkatkan kemampuan layanan bisnis logistik, saat ini ASSA sedang dalam tahap penyelesaian gudang terbesar Coldspace di Pulo Gadung yang akan melayani dan mengoptimalkan cold chain delivery.

Sementara itu, di ekosistem bisnis kendaraan bekas yang dikelola anak usahanya yaitu PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (IDX: ASLC), ASSA juga terus gencar berekspansi.

Dimana Caroline.id terus berekspansi membangun cabang baru ke wilayah-wilayah potensial, sementara JBA terus mengoptimalkan kinerja lelang.

Adapun pada bisnis rental armada, ASSA terus melakukan peremajaan armada melalui pembelian unit baru serta menjaga jumlah armada di kisaran 29.000-30.000 unit.

“Dengan berbagai langkah tersebut, kami optimis ASSA akan dapat menjaga momentum pertumbuhan kinerja sehingga dapat berkesinambungan setiap tahunnya. Untuk tahun ini, ASSA secara konservatif menargetkan pertumbuhan kinerja yang solid,” tutup Prodjo.