Indeks Kospi Melonjak 1,63 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 90,63 poin, atau sekitar 1,63 persen, pada Selasa (17/3/2026), menjadi 5.640,48.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 21,8 triliun won atau sekitar US$14,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 629 berbanding 257.

Angka indeks melonjak seiring merosotnya harga minyak dunia dan menguatnya saham blue chip teknologi dipicu mencuatnya kembali optimisme sektor AI.

“Indeks Kospi menguat dipicu meredanya kekhawatiran terkait krisis Iran dan kabar baik bagi perusahaan-perusahaan Korea dari GTC 2026 yang mendongkrak saham big-cap semikonduktor dan otomotif,” jelas Kang Jin-Hyuk, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi meraup saham senilai 733,8 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 175,6 miliar won dan 570,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melonjak 2,76 persen setelah mengungkapkan rencana peningkatan produksi tiga kali lipat high bandwidth memory (HBM) tahun ini dan meluncurkan HBM4E pertama dalam event GTC. Saham SK Hynix sebaliknya turun 0,41 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 3,16 persen dipicu kabar ekspansi kerjasama dengan Nvidia dalam sektor mobilitas masa depan. Saham Kia meningkat 3,27 persen, sedangkan saham perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis menguat 2,85 persen.

South Korean shares rose for the second consecutive session Tuesday, driven by a drop in global oil prices and the strong performance of blue chip tech shares boosted by reignited optimism in the artificial intelligence (AI) sector.

Saham perusahaan investasi AI SK Square melambung 4,45 persen. Saham Shinsegae Information & Communication meroket 30 persen usai dikabarkan akan memasuki bisnis pusat data AI. Saham perusahaan operator portal internet Naver menguat 2,75 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing naik 1,21 persen dan 3 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan perusahaan Mirae Asset Securities masing-masing terjun 5,42 persen dan 2,54 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.493,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,89 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 30,9 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 8.614,3. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.

 Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 34,88 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 4.049,91. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 61,92 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 25.895,94.