Indeks Kospi Melambung 5,35 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 280,72 poin, atau sekitar 5,35 persen, pada Selasa (10/3/2026), menjadi 5.532,59.
Volume perdagangan mencapai 913 juta saham senilai 28,4 triliun won atau sekitar US$19 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 753 berbanding 146.
Angka indeks mengalami rebound, setelah tergelincir 5,96 persen pada sesi sebelumnya, dipicu aksi beli investor asing dan institusi.
Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 1 triliun won dan 847 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,8 triliun won.
“Indeks Kospi pulih dari pelemahan yang sebelumnya berlangsung berkat ekspektasi meredanya ketegangan di Timur Tengah dan penurunan harga minyak dunia. Kondisi global saat ini membuat pasar saham sangat volatil,” jelas Han Ji-Young, periset Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 8,3 persen dan 12,2 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air dan Asiana Airlines masing-masing melonjak 8,71 persen dan 4,35 persen.
Saham perusahaan minyak SK Innovation naik 1,35 persen, saham S-Oil sebaliknya terjun 8,39 persen. Saham perusahaan pertahanan LIG Nex1 dan Hanwha Systems masing-masing anjlok 4,65 persen dan 4 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 26,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.469,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang meningkat 3,32 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 93,6 poin, atau sekitar 1,09 persen, menjadi 8.692,6. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 26,54 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 4.123,14. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 551,44 poin, atau sekitar 2,17 persen, menjadi 25.959,9.

