RISE Perkuat Mesin Pendapatan Berulang Lewat Proyek Premium di Awal 2026

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (IDX: RISE), emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE, mengawali tahun 2026 dengan memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan aset-aset produktif di segmen lifestyle dan hospitality.

Langkah strategis ini dirancang untuk menciptakan recurring income (pendapatan berulang) yang kuat, guna meningkatkan kualitas arus kas dan nilai Perseroan secara berkelanjutan.

Melalui entitas usahanya, Tanrise Property, RISE meluncurkan tiga proyek premium sekaligus yang berlokasi di Taman Dayu, Malang, dan Bali.

Ketiga proyek ini diproyeksikan memberikan tambahan kontribusi pendapatan konsolidasi sekitar Rp28 miliar per tahun, yang akan memperkokoh struktur finansial Perseroan ke depan.

“Tahun 2026 menjadi momentum transformasi RISE menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Kami secara konsisten membangun mesin pendapatan berulang melalui proyek-proyek premium yang memiliki potensi jangka panjang. Fokus ini adalah komitmen kami untuk terus memperkuat fundamental keuangan sekaligus memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemegang saham,” ujar Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2).

Ekspansi Proyek Strategis:

Driving Range Taman Dayu: Menjadi ikon baru dalam ekspansi ini, fasilitas berstandar internasional ini dijadwalkan melakukan soft opening pada 18 Maret 2026.

Dengan investasi Rp37 miliar, proyek ini dilengkapi dengan Trackman Technology dari Denmark dan sistem fully automatic tee-up, menjadikannya destinasi lifestyle papan atas.

Solaris Villa Malang: Resmi dibuka pada 10 Februari 2026, menghadirkan 14 unit villa eksklusif di kawasan pegunungan Malang.

Proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi pendapatan Rp3 miliar per tahun.

Solaris Villa Bali: Dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Maret 2026 di kawasan strategis pariwisata Bali. Membidik segmen wisatawan mancanegara dan long-stay traveler, proyek ini diproyeksikan menyumbang pendapatan Rp5 miliar per tahun.

Realisasi Saham Bonus

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan investor, RISE juga telah merealisasikan aksi korporasi berupa pembagian saham bonus pada 9 Februari 2026, sesuai hasil RUPS 8 Januari 2026.

Perseroan membagikan saham bonus senilai total Rp525,36 miliar dengan rasio 25 saham lama berbanding 12 saham bonus.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di bursa.

Manajemen menegaskan bahwa fluktuasi harga saham yang terjadi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar pasca aksi korporasi (distribusi saham bonus) dan proses penemuan harga keseimbangan baru.

Hal tersebut sama sekali tidak mencerminkan adanya perubahan pada fundamental Perseroan yang justru semakin solid dengan diluncurkannya berbagai proyek baru.

“RISE tetap berfokus pada pengembangan bisnis inti dan penyelesaian proyek-proyek strategis lainnya untuk memastikan target pertumbuhan tahun 2026 tercapai dengan optimal,” tutup Budi Agusti.