PT Semen Indonesia (Persero) Tbk|PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)|SMGR|good corporate governance (GCG)|penghargaan

GCG Dapat Pengakuan dari IICD, SIG Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

Oleh: Adi

28 Oktober 2026, 15:31
GCG Dapat Pengakuan dari IICD, SIG Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

foto: dok. SIG

Pasardana.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (IDX: SMGR) atau SIG meraih penghargaan kategori Best Responsibility of the Board dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) atas komitmennya menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Penghargaan ini diberikan pada ajang The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada 12 Oktober 2026 silam.

Penghargaan bertema Strengthening Market Confidence through Governance Excellence tersebut diserahkan oleh Trustee Board IICD, Andi Ilham Said, kepada GM of Corporate Legal and Compliance SIG, Achmad Choiri.

Apresiasi ini mencerminkan konsistensi SIG dalam menerapkan GCG sebagai fondasi untuk menjaga kinerja perusahaan yang berkelanjutan.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2026), Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan bahwa penerapan GCG terintegrasi dalam seluruh aktivitas operasional dan proses bisnis perusahaan.

SIG menjalankan lima prinsip utama GCG, yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran, untuk memperkuat tata kelola serta menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.

Dalam mendukung keberlanjutan bisnis, SIG membentuk Komite Keberlanjutan yang bertugas memantau pelaksanaan agenda keberlanjutan dan mendukung pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.

SIG juga mengevaluasi kualitas tata kelola berdasarkan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan ketentuan terkait lainnya.

Pada 2025, SIG meraih skor GCG 102,67 dengan predikat Leadership in Corporate Governance.

Penerapan GCG turut mendukung ketahanan bisnis SIG di tengah tantangan industri.

Pada semester I 2026, SIG mencatatkan total volume penjualan 18,28 juta ton, meningkat 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan perusahaan juga naik 13,1% menjadi Rp17,65 triliun, sedangkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 471% menjadi Rp228 miliar.

Vita menambahkan, praktik tata kelola yang baik tidak hanya bertujuan memenuhi regulasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.

Selain penghargaan dari IICD, SIG juga meraih Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 kategori Tata Kelola.

Berbagai pencapaian tersebut menegaskan komitmen SIG untuk memperkuat penerapan GCG demi mendukung kinerja berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

Berita Terkini

See More