See More

29 Oktober 2026, 09:04

29 Oktober 2026, 09:01

29 Oktober 2026, 08:50

29 Oktober 2026, 08:42

29 Oktober 2026, 08:37

29 Oktober 2026, 08:32
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, Bursa saham AS ditutup naik pada perdagangan Selasa (27/10), didorong rebound saham teknologi di tengah meningkatnya optimisme terhadap AI serta berlanjutnya musim laporan keuangan 3Q26. Indeks Nasdaq Composite meningkat 1,18%; S&P 500 menguat 0,60%; dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,03%. Sentimen positif saham teknologi antara lain ditopang kabar mengenai rencana IPO Anthropic. Sementara, Meta Platforms meningkatkan nilai penggalangan dana melalui penerbitan surat utang dan instrumen ekuitas menjadi US$ 97,5 miliar untuk membiayai ekspansi AI, sehingga melemah 1,6%. Saham Boeing anjlok 10,7% setelah perseroan melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan. Saham Xylem juga turun 14,2% setelah memangkas proyeksi kinerja setahun penuh. Sedangkan, saham United Parcel Service (UPS) naik 5,8% setelah perseroan menaikkan proyeksi pendapatan dan laba tahunan. Saham operator kapal pesiar Royal Caribbean turut menguat 5,5% setelah meningkatkan proyeksi laba tahunannya. Sementara, saham Sherwin-Williams turun 2,7% setelah laba kuartalan tidak memenuhi ekspektasi pasar. Selain itu, investor menantikan laporan keuangan Microsoft dan Alphabet yang dijadwalkan pada Rabu (28/10), diikuti Amazon.com pada Kamis (29/10).
Di sisi lain, Bursa saham Asia naik pada perdagangan Selasa (27/10), didorong meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko setelah Anthropic mengungkapkan rencana IPO. Sentimen positif tersebut menjelang rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi besar dan keputusan suku bunga The Fed. Anthropic, perusahaan pengembang AI di balik chatbot Claude, mengungkapkan pertumbuhan pendapatan yang pesat sekaligus kerugian besar dalam dokumen pengajuan IPO di AS. Perkembangan tersebut menjadi perhatian investor yang tengah mencermati potensi keuntungan dari investasi AI bernilai besar serta kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Sentimen pasar juga ditopang rencana Meta Platforms untuk menghimpun dana hingga US$ 95 miliar melalui aksi penggalangan modal ekuitas terbesar sepanjang sejarah perusahaan tersebut. Indeks Nikkei 225 melesat 1,73%; Topix menguat 0,61%; KOSPI Korea Selatan melonjak 3,09%; TAIEX Taiwan naik 0,12%; dan ASX 200 Australia bertambah 0,46%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong turun 0,73%; dan CSI 300 China melemah 1,32%. Sementara, FTSE Straits Times turun 0,35%; dan FTSE Malay KLCI naik 0,47%. Di sisi lain, investor juga mencermati keputusan suku bunga The Fed, Bank Sentral Eropa (ECB), dan Bank of Japan (BOJ).
Sementara itu, IHSG kemarin (27/10) ditutup turun 1.99%, masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp709 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, TLKM, BBNI, BRIS, dan BBCA.
“IHSG akan cenderung bergerak sideways hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 5080-5180 dan Resist IHSG: 5300-5330,” sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas dalam riset Rabu (28/10).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: MDKA, CUAN, ASII, TINS, ADMR, dan JPFA.
Berikut ini trading plan-nya:
MDKA Spec Buy dengan area beli di 1930-2000, cutloss di bawah 1920. Target dekat di 2050-2100.
CUAN Buy on Weakness dengan area beli di 444-456, cutloss di bawah 442. Target dekat di 466-480.
ASII Spec Buy dengan area beli di 4600-4630, cutloss di bawah 4570. Target dekat di 4680-4740.
TINS Spec Buy dengan area beli di 3680-3730, cutloss di bawah 3670. Target dekat di 3800-3900.
ADMR Spec Buy dengan area beli di 1245-1255, cutloss di bawah 1235. Target dekat di 1275-1300.
JPFA Spec Buy dengan area beli di 1775-1785, cutloss di bawah 1760. Target dekat di 1800-1830.
Disclaimer on