Indeks Kospi Merosot 1,46 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 80,83 poin, atau sekitar 1,46 persen, pada Senin (26/10/2026), menjadi 5.469,47.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 190,46 juta saham senilai 12,01 triliun won atau sekitar US$9,08 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 790 berbanding 101.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks merosot mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu kehati-hatian para investor jelang dirilisnya laporan perolehan laba kuartal ketiga perusahaan teknologi dan keputusan terkait suku bunga Federal Reserve.
Investor asing melepas saham senilai 695,5 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 611 miliar won dan 47 miliar won.
Saham perusahaan teknoloig Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 1,16 persen dan 0,16 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing anjlok 2,54 persen dan 4,04 persen.
Saham maskapai penerbangan Jeju Air dan perusahaan manufaktur peralatan elektronik LG Display masing-masing naik 0,96 persen dan 2,38 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.323,1 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,19 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 14,7 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 8.809,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 7,05 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 3.697,52. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 118,44 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 23.211,81.





