Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)

ANALIS MARKET (26/10/2026): IHSG Diproyeksi Bergerak Fluktuatif dengan Kecenderungan Menguat

Oleh: Ria

26 Oktober 2026, 07:58
ANALIS MARKET (26/10/2026): IHSG Diproyeksi Bergerak Fluktuatif dengan Kecenderungan Menguat

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup melemah pada Jumat lalu seiring naiknya harga minyak yang masih berada diatas USD 100/barell.

Hal tersebut membuat kekhawatiran mengenai inflasi meningkat.

Pada pekan ini, pelaku pasar masih menunggu keputusan FOMC pada 29 Oktober 2026 dengan konsensus sampai saat ini cenderung menahan suku bunga di level 3,75-4,00%.

Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 4,90% dalam sepekan terakhir pasca pengumuman MSCI.

Penguatan indeks domestik masih ditopang oleh laju positif saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) seiring dengan aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan oleh sejumlah emiten.

Dari sisi kebijakan, akan dicanangkan mengubah definisi UU tindak pidana korupsi yang memberikan kelonggaran untuk ruang kerugian bisnis entitas pengelola dana publik yang terafiliasi pemerintah yang membuat lembaga seperti BPJS dan Taspen meningkatkan alokasi investasinya ke Saham.

“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan masih akan bergerak fluktuatif dengan lanjutan penguatan dan kembali menguji level 5.600-5.700,” sebut Tim Investment Growth Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Senin (26/10).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:

-JSMR - Trading Buy, Entry: 2540-2660, TP: 2800, 2900, SL if closed below 2450

-AKRA - Trading Buy, Entry: 1365 - 1390 TP: 1445, 1485, SL if closed below 1340

Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

Berita Terkini

See More