Prudential Indonesia Bayar Klaim Rp8,9 Triliun, Tawarkan Paket MCU Rp350 Ribu
Oleh: Corri

Foto : istimewa
Pasardana.id – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp8,9 triliun kepada lebih dari 149.000 nasabah sepanjang semester I-2026.
Nilai tersebut meningkat 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan klaim medis mencapai Rp3,3 triliun atau naik 15% secara tahunan.
Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth, mengatakan pembayaran klaim dan manfaat merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada nasabah dan keluarganya.
“Bagi kami, sebuah janji memiliki arti ketika dapat dirasakan melalui tindakan nyata. Karena itu, kami terus berupaya hadir di berbagai tahap kehidupan nasabah, baik melalui manfaat perlindungan maupun dukungan yang relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar Yosie dalam siaran pers, Senin (19/10).
Selain membayarkan klaim, Prudential Indonesia menyediakan 4.570 layanan Mini Medical Check-Up (MCU) gratis bagi masyarakat dan karyawan perusahaan sepanjang Januari-Agustus 2026 untuk mendorong pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini.
Langkah tersebut sejalan dengan riset Prudential plc bersama Economist Impact bertajuk Patient Voices Indonesia: Caught Between Care, Cost and Clarity.
Riset itu mengungkapkan hampir 93% responden di Indonesia pernah menunda pengobatan, bahkan 44% di antaranya melakukannya berulang kali.
Penundaan tersebut antara lain dipicu minimnya informasi medis yang jelas.
Lebih dari separuh responden merasa kekurangan informasi kesehatan, sementara hampir 44% mengaku tidak memperoleh informasi memadai mengenai diagnosis saat berkonsultasi dengan dokter.
Dari sisi biaya, sebanyak 56% responden bergantung pada jaring pengaman sosial atau pinjaman untuk membiayai kebutuhan kesehatan.
Selain itu, 77% pasien di Indonesia masih menghadapi kendala akses, seperti antrean panjang dan proses pendaftaran yang rumit.
Untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan, Prudential Indonesia bekerja sama dengan Siloam International Hospitals menghadirkan promo MCU khusus bagi nasabah maupun masyarakat umum.
Program yang berlaku pada 25 September-31 Oktober 2026 ini menawarkan pemeriksaan kolesterol, jantung, dan diabetes seharga Rp350.000, dari harga normal Rp1,4 juta.
Promo tersedia di 37 rumah sakit Siloam di berbagai kota di Indonesia.
Chief Operating Officer Siloam International Hospitals, Sumanta Ray, mengatakan pemeriksaan kesehatan berkala dapat membantu masyarakat memahami kondisi tubuh dan mengenali faktor risiko lebih dini, sebelum muncul keluhan.
Menurut dia, kolaborasi dengan Prudential Indonesia diharapkan mempermudah masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan dan menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan.
Manfaat perlindungan juga dirasakan langsung oleh Lucia Natalia, nasabah Prudential sejak 2013.
Pada 2023, suaminya didiagnosis mengidap multiple myeloma, jenis kanker langka yang mengharuskannya menjalani pengobatan panjang hingga ke Malaysia.
Lucia mengatakan, keluarganya telah mengajukan sekitar 74 klaim dengan total nilai mencapai Rp5 miliar selama menjadi nasabah, tanpa mengalami kesulitan dalam proses klaim.
“Ketika risiko penyakit datang dan biaya kesehatan makin mahal, memiliki asuransi kesehatan memberikan ketenangan yang luar biasa. Manfaat klaimnya sangat terasa dan membantu keluarga kami,” ujar Lucia.
Untuk mendukung kebutuhan kesehatan nasabah, Prudential Indonesia juga menyediakan akses layanan di lebih dari 1.700 rumah sakit jaringan PRUPriority Hospitals di dalam dan luar negeri.
Perusahaan turut menghadirkan program loyalitas PRUPoints.
Poin yang dikumpulkan nasabah dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah, termasuk voucher belanja, voucher restoran, dan e-wallet.
Atas konsistensi dan inovasi layanannya, Prudential Indonesia telah meraih 17 penghargaan sepanjang 2026.
Melalui semangat 'Janji Jadi Nyata', Prudential Indonesia menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan dukungan kesehatan yang relevan bagi nasabah serta keluarga Indonesia, mulai dari upaya preventif hingga perlindungan finansial ketika risiko kesehatan terjadi.





