Capaian Investasi Nasional Tembus Rp1.539 Triliun, Serap 2,19 Juta Pekerja
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realiasi investasi sepanjang 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun atau 75,4% dari target.
Rosan menambahkan, capaian investasi nasional ini telah memenuhi 75,4 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sepanjang tahun.
Khusus untuk triwulan ketiga 2026, nilai investasi yang berhasil ditarik masuk menembus angka Rp528,7 triliun.
Rinciannya adalah investasi yang masuk dari dalam negerinya (PMDN) Rp761,4 triliun atau 49,5% dan penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp777,8 triliun atau 50,5%.
Pemerataan pembangunan ekonomi juga menunjukkan tren positif dengan nilai investasi di luar Pulau Jawa yang mendominasi sebesar Rp779,4 triliun atau 50,6 persen dari total capaian.
Realisasi penanaman modal di wilayah Pulau Jawa mengekor dengan pada angka Rp759,8 triliun atau setara dengan proporsi 49,4 persen.
Adalah Singapura, negara yang menjadi penyumbang modal asing terbesar. Dimana investasi yang tertanam dengan nilai mencapai 14 miliar dolar Amerika Serikat.
"Yang pertama, Singapura sebesar 14 miliar dolar atau 29,6 persen, kedua Hong Kong 12,8 miliar atau 27,2 persen, dan ketiga Tiongkok 5 miliar atau 10,5 persen," ungkap Rosan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (19/10).
Dengan capai investasi itu, Rosan juga menyebut total penyerapan tenaga kerja itu mencapai 2.194.496 orang.
Kontribusi masih disumbang Jawa sebesar 49,4% atau Rp759,8 triliun, luar Jawa 50,6% atau Rp779,4 triliun.
"Investasi Januari sampai dengan September 2026 menyerap tenaga kerja sebesar 2.194.496 orang," ujarnya.




