PGEO|PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)|Geothermal Innovation & Competition (Geovation) 2026|Geovation 2026|energi panas bumi

Inovasi PGE Tembus Rp1,5 Triliun, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028

Oleh: Corri

14 Oktober 2026, 07:32
Inovasi PGE Tembus Rp1,5 Triliun, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028

foto: dok. PGE

Pasardana.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) mencatat nilai tambah inovasi mencapai Rp1,5 triliun melalui ajang Geothermal Innovation & Competition (Geovation) 2026.

Capaian ini memperkuat upaya perseroan mengejar target kapasitas terpasang panas bumi 1 gigawatt (GW) pada 2028.

Dalam ajang yang digelar di Jakarta pada 6–8 Oktober 2026 tersebut, PGE memamerkan 165 inovasi, meningkat 17% dibandingkan tahun lalu sebanyak 141 inovasi.

Secara kumulatif, PGE telah menghasilkan 449 inovasi dalam tiga tahun terakhir.

Geovation 2026 diikuti 377 peserta dari 64 gugus yang berasal dari seluruh area operasi dan kantor pusat PGE.

Inovasi tersebut terdiri atas 82 inovasi Project Collaboration (PC-Prove), 71 Functional Team (FT-Prove), sembilan Replication Team (RT-Prove), dan tiga Individual Team (I-Prove).

Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho mengatakan, program yang berjalan sejak 2010 ini menjadi sarana penciptaan nilai tambah bagi perusahaan.

Tahun ini, PGE menerapkan metode penghitungan baru dengan lima komponen, yakni revenue generation, cost reduction, revenue potential, revenue retention, dan cost avoidance.

“Dengan formulasi baru tersebut, inovasi Geovation tahun ini mencetak value creation sebesar Rp1.505,85 miliar,” ujar Andi.

Sebelumnya, penghitungan nilai tambah hanya menggunakan satu indikator dengan hasil Rp590,8 miliar.

Menurut Andi, pencapaian terbaru tersebut menunjukkan peran inovasi dalam memperkuat daya saing PGE dan mendukung posisi Indonesia di industri panas bumi global.

Sementara itu, Direktur Utama PGE, Ahmad Yani menegaskan, inovasi merupakan fondasi untuk menjaga keandalan operasi, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan nilai tambah.

Memasuki satu abad pengembangan panas bumi di Indonesia, PGE menargetkan kapasitas terpasang 1,8 GW pada 2034.

Melalui Geovation, PGE berkomitmen menjadikan inovasi sebagai budaya kerja sekaligus memperkuat kontribusi panas bumi dalam transisi energi nasional.

Untuk mendukung ekspansi kapasitas, PGE mengembangkan sejumlah proyek strategis, antara lain PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Sumatera Selatan, PLTP Hululais Unit 1 dan 2 di Bengkulu, PLTP Lahendong Unit 7 dan 8 serta Binary Unit di Sulawesi Utara, dan proyek Gunung Tiga di Lampung.

Berita Terkini

See More