Sidak Program Bedah Rumah di Labuan Bajo, Kementerian PKP Pastikan Program Tepat Sasaran
Oleh: Ronal

Foto : Dok. Kementerian PKP
Pasardana.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) turun langsung ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memantau penyaluran bantuan bedah rumah tahap 7.
Peninjauan tersebut untuk memastikan penerima bantuan bedah rumah dengan program peningkatan kualitas hunian sudah sesuai kebutuhan warga.
Adapun pengawasan lapangan dilakukan untuk memastikan bantuan menyasar masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kondisi hunian penerima.
Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP, Teddy Paul H. Siagian mengatakan, peninjauan ini dilakukan dengan melihat langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan warga.
"Kami ingin memastikan bedah rumah ini bermanfaat bagi warga di Labuan Bajo dan tepat sasaran," ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10).
Disampaikan Teddy, kunjungan lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program peningkatan kualitas rumah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui peninjauan tersebut, tim Kementerian PKP juga dapat mengetahui kondisi hunian dan persoalan yang dihadapi warga secara langsung.
"Tim melihat secara langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui secara langsung kebutuhan dan kondisi yang dihadapi di lapangan," katanya.
Pengawasan langsung ini diperlukan agar program perumahan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
Sementara, untuk hunian yang lebih layak diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mendukung kehidupan keluarga yang lebih sehat dan nyaman.
Bagi masyarakat penerima, program bedah rumah diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas tempat tinggal.
Perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
"Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, karena di sana keluarga membangun kehidupan, membesarkan anak-anak, dan menyimpan harapan. Oleh karena itu, memastikan masyarakat memiliki rumah yang layak merupakan bagian penting dari tugas pemerintah," ujar Teddy.
Teddy menambahkan, pelaksanaan program perumahan membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai, dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut dia, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyediaan dan peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Melalui program bedah rumah, pemerintah berupaya memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan agar menjadi lebih layak huni.
Program ini juga menjadi bagian dari Program 3 Juta Rumah yang ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
"Harapannya, setelah rumah ini diperbaiki, masyarakat tidak hanya mendapatkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena pada akhirnya, pembangunan perumahan adalah tentang manusia dan masa depan keluarga," tandas Teddy.




