Pipa Migas Bocor, Bahlil Ancam Beri Sanksi Pejabat ESDM dan BUMN Energi
Pasardana.id – Terhadap insiden kebocoran pipa migas di Sumatera, sehingga berdampak pada terganggunya produksi hulu migas nasional, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada pejabat di lingkungan Kementerian ESDM maupun badan usaha milik negara (BUMN) sektor energi.
Dari cacatan Kementerian ESDM. kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) terjadi pada awal 2026, dan memicu gangguan pasokan energi ke sejumlah wilayah kerja hulu migas.
Menteri Bahlil menilai, gangguan infrastruktur tersebut berkaitan dengan lemahnya ikhtiar pencegahan sehingga memerlukan penegakan disiplin.
Dampak paling signifikan dirasakan di Wilayah Kerja Rokan, salah satu tulang punggung lifting minyak nasional.
“Saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait. Saya anggap ini kecelakaan, tetapi ada ketidakikhtiaran dari kami,” kata Bahlil, pada Minggu (25/1) lalu.
Disampaikan Bahlil, gangguan tersebut turut memicu kehilangan potensi produksi dalam jumlah besar.
Karena itu, Pemerintah akan segera melakukan evaluasi internal untuk memetakan dampak teknis sekaligus memastikan pengelolaan infrastruktur migas berjalan sesuai standar keselamatan dan keandalan operasi.
“Di awal tahun ini ada musibah kecil di Sumatera, pipa kita bocor. Kehilangan potensi produksi kurang lebih sekitar 2 juta barel di awal tahun,” ujar Bahlil.

