Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (14/1/2026) dipicu anjloknya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 42,36 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 49.149,63. Indeks S&P 500 melemah 37,14 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 6.926,6. Indeks komposit Nasdaq merosot 238,12 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 23.471,75.

Saham perusahaan teknologi Broadcom dan Fortinet masing-masing anjlok 4,15 persen dan 2,48 persen setelah pemerintah Tiongkok meminta perusahaan-perusahaan domestik untuk berhenti menggunakan piranti lunak keamanan siber yang berasal dari AS dan Israel.

Saham Amazon dan Microsoft masing-masing merosot 2,46 persen dan 2,4 persen. Saham Nvidia dan Apple turun 1,44 persen dan 0,42 persen.

Saham perbankan melemah dengan saham Wells Fargo terjun 4,6 akibat gagal mencapai target perolehan laba kuartal empat. Saham Citigroup dan Bank of America masing-masing anjlok 3,34 persen dan 3,78 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 naik 0,8 persen menjadi US$4.635,7 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, dipicu lonjakan saham sektor kimia dan kesehatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 47 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 10.184,35. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 134,42 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 25.286,24.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,6 poin menjadi 17.695,7. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 16,23 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 8.330,97.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3447 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1541 euro per pound.