IHSG|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ivan

Foto : istimewa
Pasardana.id - Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan
kemarin (30/06), IHSG ditutup menguat +30,28
poin (+0,44%) ke level 6.927,68.
Penguatan IHSG tidak lepas dari window dressing dipenghujung akhir bulan Juni 2025.
Sepanjang bulan Juni, IHSG terkontraksi -3,46% disebabkan tekanan jual pada saham-saham sektor Financials (-5,46%), Industrials (-5,44%), & Technology (-3,92%).
Katalis market masih seputar terkait perkembangan tensi geopolitik, perlambatan ekonomi global, perang tarif antara AS-China, kebijakan suku bunga the Fed, dan hutang yang relative tinggi dari beberapa negara utama.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,63%), S&P 500 (+0,52%), & Nasdaq (+0,48%).
Penguatan tersebut karena investor ingin menutup paruh pertama tahun 2025 yang bergejolak dengan rekor tertinggi baru.
Optimisme meningkat di tengah tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan, dimana terbaru Kanada memutuskan membatalkan pajak layanan digitalnya yang menargetkan perusahaan teknologi AS.
Investor tetap fokus pada batas waktu 9 Juli untuk kemungkinan berakhirnya penangguhan tarif Presiden Trump, berharap bahwa kesepakatan perdagangan tambahan akan membantu menghindari eskalasi tarif.
"Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed , namun berpeluang terjadinya penguatan. Investor hari ini akan mencermati rilis data Inflasi dan Neraca Perdagangan Indonesia (Juni-25)," sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (01/7).