Indeks Kospi Naik 0,15 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 4,15 poin, atau sekitar 0,15 persen, pada Selasa (11/6/2024), menjadi 2.705,32.

Volume perdagangan moderat mencapai 550 juta saham senilai 11,6 triliun won atau sekitar US$8,4 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 510 berbanding 349.

Angka indeks berakhir di teritori positif setelah menjalani sesi perdagangan yang fluktuatif akibat kehati-hatian para investor jelang berlangsungnya pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

“Pasar saham Amerika Serikat masih menguat (Senin) meski investor berhati-hati jelang pertemuan FOMC. Namun, saham lokal diperkirakan bergerak di rentang yang sempit di tengah penguatan dolar AS dan peningkatan imbal hasil obligasi jangka panjang AS,” jelas Kim Dae-Wook, analis Hana Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel meraup saham senilai 346,5 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 119,8 miliar won dan 224 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,66 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion melonjak 1,64 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDS masing-masing naik 0,9 persen dan 0,65 persen.

Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan telekomunikasi SK Telecom masing-masing melemah 0,29 persen dan 0,45 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing meningkat 1,31 persen dan 0,49 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.378,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 104,60 poin, atau sekitar 1,33 persen, menjadi 7.755,40. Di Asi Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 23,23 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 3.028,05. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 190,61 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 18.176,34.