Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Rabu (22/5/2024). Angka indeks hanya bergerak turun 0,72 poin menjadi 2.723,45.

Volume perdagangan moderat mencapai 476 juta saham senilai 12,1 triliun won atau sekitar US$8,92 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 474 berbanding 402.

Angka indeks berakhir datar dipicu kehati-hatian para investor jelang dirilisnya nota pertemuan Federal Reserve bulan Mei.

“Kehati-hatian para investor menyebabkan momentum rebound pasar saham Korea Selatan terbatas,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 261 miliar won dan 32,1 miliar won, sedangkan investor asing meraup saham senilai 296 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,89 persen, saham SK Hynix sebaliknya melambung 2,97 persen. Saham perusahaan keuangan KB Financial dan Shinhan Financial masing-masing anjlok 3,06 persen dan 2,15 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melambung 9,49 persen dan 3,93 persen. Saham perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis melonjak 2,91 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 0,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.362,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 3,60 poin menjadi 7.848,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Indonesia menguat, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina melemah.

Bursa Thailand, Singapura, dan Malaysia tutup hari ini sehubungan berlangsungnya libur perayaan Vesak. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,57 poin menjadi 3.158,54. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 22,94 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 19.197,68.