Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Tesla

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (2/4/2024) dipicu anjloknya saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 396,61 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 39.170,24. Indeks S&P 500 melemah 37,96 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 5.205,81. Indeks komposit Nasdaq merosot 156,38 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 16.240,45.

Saham Tesla terjun 4,9 persen setelah perusahaan tersebut mencatatkan penurunan jumlah unit kendaraan yang dikirimkan kepada konsumen secara kuartalan untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Selain anjloknya saham Tesla, pelemahan Wall Street juga disebabkan merosotnya saham sektor kesehatan. Saham UnitedHealth, CVS Health, dan Humana masing-masing terjun 6,44 persen, 7,21 persen, dan 13,41 persen setelah pemerintah AS menahan tingkat pengembalian bagi penyedia layanan kesehatan Medicare Advantage.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Mei 2024 naik 1,1 persen menjadi US$2.281,8 per ons. Indeks dolar AS turun 0,25 persen menjadi 104,75.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,8 persen, seiring merosotnya saham sektor kesehatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 17,53 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 7.935,09. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 209,36 poin, atau sekitar 1,13 persen, menjadi 18.283,13.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 99 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 10.975,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 75,76 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 8.130,05.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,14 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2566 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,18 persen menjadi 1,1700 euro per pound.