ANALIS MARKET (22/4/2024) : IHSG Diperkirakan Bergerak Volatil dengan Kecenderungan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan sebelumnya (19/4), IHSG ditutup melemah -1,11% ke level 7.087,32.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar 838.15 miliar (all market) dan net sell sebesar 904.36 miliar (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah BREN (130,8 miliar), PGAS (23,3 miliar), INKP (18,7 miliar), BBNI (18,0 miliar), & SIDO (17,6 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net seller asing terbanyak adalah BBRI (413.2 miliar), ASII (343.4 miliar), BBCA (113.1 miliar), SMRA (30.8 miliar), ICBP (25.0 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dan tembus support sebelumnya di 7,099. Indikator dari stochastic masih bearish, histogram MACD bergerak negatif (garis miring) dan volume meningkat.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup beragam (DJI +0.56% , GSPC -0,88%, IXIC -2,50%).

EIDO ditutup turun -0,53%. Penurunan S&P 500 dan Nasdaq disebabkan oleh anjloknya saham Nvidia dan Netflix yang mencatatkan penurunan kinerja laba 1Q24.

Di sisi lain, DJI menguat karena hasil laba American Express yang melampaui ekspektasi.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis Kiwoom Sekuritas memperkirakan, Indeks hari ini bergerak volatil dengan kecenderungan melemah.

Adapun hari ini (22/4), ada rilis data MAR Balance of Trade (Sebelumnya $0.87M) dan (Cons.$1.5M).

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.011 –7.036. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.140 –7.167,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Senin (22/4).