Akhirnya Chairal Tanjung Hingga Irfan Setiaputra Terima Tantiem 2022

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Garuda Indonesia Tbk (IDX: GIAA) akhirnya membagikan tantiem atau bonus atas kinerja sepanjang tahun 2022 yang ditangguhkan kepada 6 orang petinggi manajemen dengan total nilai Rp1,707 miliar pada tanggal 3 April 2024.

Dalam keterangan resmi emiten penerbangan BUMN itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/4/2024), bahwa pembagaian tantiem tersebut berupa saham perseroan seharga Rp70,47 per lembar.

Rinciannya, Chairal Tanjung selaku Komisaris menerima 2.043.500 lembar GIAA.

Terbanyak, Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama menadah 5.045.600 lembar GIAA

Sedangkan 4 Direksi GIAA yang lain, yakni; Prasetio, Ade R Susardi, Tumpal Manumpak Hutapea dan Rahmat Hanafi menampung masing-masing 4.288.800 lembar saham GIAA.  

Seperti diketahui, GIAA meraih laba bersih senilai USD3,737 miliar pada tahun 2022 atau membaik dibanding tahun 2021 yang tercatat rugi bersih setara USD4,159 miliar.

Hasil itu mengurangi defisit sebesar 50,4 persen yang tersisa USD3,678 miliar.

Padahal, pendapatan usaha hanya sebesar USD2,1 miliar, atau naik 61,5 persen dibanding tahun 2021.

Adapun penyumbang utama pendapatan datang dari penerbangan berjadwal senilai USD1,689 miliar.

Sayangnya, beban usaha mencapai USD2,519 miliar.

Dampaknya, GIAA menderita rugi usaha sebesar USD419 juta.

Menariknya, di tahun 2022, perseroan mendapat keuntungan dari restrukturisasi pembayaran senilai USD1,383 miliar dan pendapatan dari restrukturisasi utang senilai USD2,854 miliar.

Kedua pos itu nihil pada tahun 2021.

Alhasil, GIAA mencatatkan laba sebelum pajak sebesar USD3,9 miliar, atau membaik dibanding tahun 2021 yang mencatat rugi sebesar USD4,535 miliar.